Polisi Petakan Jalur Maros, Bone, Parepare Rawan Kecelakaan saat Mudik

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar apel siaga Operasi Ketupat tahun 2022 di Lapangan Karebosi Makassar, Jumat (22/4). Polda Sulsel sudah melakukan pemetaan daerah yang rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminalitas.

Kapolda Sulsel, Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengatakan dalam Operasi Ketupat kali ini, pihaknya mengerahkan 4.409 personel gabungan TNI dan pemerintah. Dari jumlah tersebut 2.200 ribu di antaranya merupakan personel Polri.

"Kita mengerahkan kurang lebih 4.409 personel, terdiri dari 2.200 dari anggota Polri, dan 2.100 merupakan gabungan instansi terkait, TNI, pemda seperti Satpol PP, Dishub, juga melibatkan kesehatan, kemudian juga dari masyarakat, senkom, pramuka," kata Nana kepada wartawan.

Selain menyiapkan personel, Nana juga akan membuat 136 pos terpadu untuk pemantauan arus mudik dan balik Idulfitri 1443 H. Pos terpadu tersebut nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik vital seperti bandara dan pelabuhan

"Ada kurang lebih 103 pos pengaman dan 33 pos pelayanan, serta enam pos terpadu. Ini kita tempatkan di bandara pelabuhan, kemudian terminal, juga di jalur dilintasi, termasuk tempat keramaian dan rekreasi," paparnya.

Mantan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) ini mengaku sudah melakukan pemetaan wilayah rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal saat momen arus mudik dan balik Idulfitri 1443 H. Ia mencontohkan jalur Maros sampai ke Bone rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Titik rawan, yaitu jalur-jalur utama, khususnya jalur nasional. Misalnya antara Maros sampai Bone dan sekitar Parepare," ungkapnya.

Nana juga mengingatkan kepada warga yang hendak mudik dengan menggunakan kendaraan bermotor untuk melakukan pengecekan kondisi secara bertahap. Selain itu, kesiapan fisik juga sangat penting.

"Dalam mudik, kami berharap yang menggunakan kendaraan disiapkan kendaraannya, jangan pakai lalu mogok di jalan, dan persiapkan fisik. Kami harapkan menjaga prokes agar terhindar dari pada penyebaran Covid-19," ucapnya.

Sementara Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku pelaksanaan mudik kali diperkirakan ada satu juta yang pulang kampung ke Sulsel. Hal tersebut berdasarkan perkiraan yang dilakukan Polri terkait potensi arus mudik dan balik Idulfitri.

"Harapan kita, dengan diberikan kebijakan untuk mudik harus mengikuti aturan yang ada, termasuk bagaimana vaksinnya, boosternya, kemudian tidak berkerumun, menerapkan protokol kesehatan," tuturnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel