Polisi Prediksi Pemudik Tahun 2022 Naik 15 Persen dari 2019

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo memprediksi ada peningkatan hingga 15 persen jumlah pemudik dibandingkan tahun saat pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. Hal ini dikarenakan animo masyarakat untuk mudik tinggi setelah pemerintah mengizinkan mudik tahun ini.

"Naik antara 10 sampai 15 persen dibanding dengan mudik tahun 2019," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Selasa (19/4/2022).

Sambodo menambahkan, peningkatan jumlah pemudik diisi oleh mereka yang menggunakan sepeda motor. Meski mudik naik motor tidak direkomendasikan, namun polisi tetap bersiaga dengan menyediakan rest area bagi pengguna roda dua.

"Jalur arteri sepeda motor itu banyak. Maka di titik Kedungwaringin dan Jatiuwung yang ke arah Merak itu kita siapkan ada pos pelayanan rest area khusus sepeda motor," sambung dia.

Demi memberi kenyamanan di jalan kepada para pemudik, pihaknya juga melarang truk angkutan berat sumbu tiga ke atas untuk beroperasi di jalan arteri pada H-7 lebaran. Menurut dia, hal tersebut sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

"Itu tidak diperbolehkan melintas pada H-7 Lebaran sesuai dari surat edaran Kemenhub dan itu semuanya berhenti. Kecuali yang angkut sembako dan BBM," ujar Sambodo.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini. Adapun masyarakat yang sudah menerima vaksin booster dapat melakukan mudik Lebaran, tanpa harus test antigen maupun PCR.

Namun, bagi yang menerima vaksin dosis kedua tetap mensyaratkan tes antigen dengan sampel diambil dalam kurun 1 x 24 jam, atau PCR 3 x 24 jam. Sementara itu, yang baru menerima dosis pertama tetap mensyaratkan PCR dalam kurun 3 x 24 jam. Syarat ini untuk memastikan bahwa yang mudik dalam keadaan sehat, sudah divaksin booster.

Disamping itu, dilakukan penyesuaian syarat kepada yang memiliki kondisi kesehatan (penyakit komorbid) khusus dan anak. Bagi komorbid yang tidak dapat divaksin, maka wajib tes PCR 3 x 24 jam.

Reporter: M Radityo [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel