Polisi Ringkus Pria Mengaku Ormas yang Palak Perusahaan Proyek di Jakbar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Satreskrim Polres Metro Jakbar menangkap pria yang mengaku anggota organisasi masyarakat (ormas) tertentu yang memalak perusahaan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan kantor di Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

Dia adalah DB (48). Indentitas pelaku terdeteksi berkat rekaman CCTV dan keterangan dari para saksi.

DB kemudian diringkus di salah satu warung kopi. Penangkapan itu dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Ferdo Alvianto. Dia menyebut, saat itu, pelaku sempat mencoba melarikan diri.

"Pelaku berinisial DB (48) dan sempat coba melarikan diri, tapi berhasil kami amankan," kata ujar dia.

Ferdo menyebut, pihaknya juga mengamankan sepeda motor dan barang bukti berupa tongkat yang dibawa DB.

Ferdo belum berkenan menjelaskan secara rinci terkait penangkapan tersebut. Ia mengaku akan membeberkan secara detail dalam konferensi pers nanti.

Rekaman Pelaku Palak Orang di Bedeng

Polisi meringkus pria yang memalak perusahaan di Jakbar. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)
Polisi meringkus pria yang memalak perusahaan di Jakbar. (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat DB mendatangi bedeng di lokasi proyek. Dia menghampiri seorang wanita berkerudung yang berada dalam lokasi proyek.

Wanita itu seperti sudah mengerti maksud kedatangan DB. Dia lantas memberikan sebuah amplop putih berisikan uang. DB menilai isi amplop tak sesuai permintaannya. DB lalu mempertanyakan nominal uang ke wanita berkerudung itu.

"Yang saya minta berapa?" kata pria itu.

Perdebatan panjang tak terhindarkan. DB tak terima dengan jumlah uang yang diberikan.

Ferdo mengatakan, DB saat melakukan pemalakan mengaku sebagai anggota ormas. Keterangan dari saksi, pria itu datang dengan dalih minta uang keamanan proyek pembangunan sebuah kantor di kawasan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

"Kata saksi pelaku meminta uang untuk keamanan," ucap Ferdo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel