Polisi salurkan bantuan kepada keluarga balita gangguan ginjal akut

Polsek Cengkareng menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan kepada keluarga dua balita yang meninggal karena gangguan ginjal akut, Rabu.

"Terdapat dua keluarga yang anaknya meninggal karena gagal ginjal, kami kunjungi. Kedatangan kami untuk memberikan motivasi dan bantuan paket sembako kepada keluarga korban,” kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo, saat dihubungi di Jakarta.

Lokasi pertama yang dikunjungi beralamat di Jalan Kebon Jahe, sedangkan lokasi kedua di Jalan Grikas Pedongkelan.

Ardhie menjelaskan kedatangan jajarannya kali ini sebagai bentuk belasungkawa kepada keluarga korban gangguan ginjal akut.

Tidak hanya memberikan bantuan, Ardhie juga menyempatkan diri untuk berbincang kepada kedua keluarga korban saat kunjungan.

Dalam perbincangannya, Ardhie berusaha memberikan semangat dan motivasi kepada dua keluarga korban gangguan gagal ginjal akut.

"Semoga dengan kunjungan ini dapat memberikan semangat untuk keluarga dan juga untuk meringankan beban keluarganya," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari, mencatat hingga saat ini terdapat 28 anak penderita gangguan gagal ginjal akut dan sedang ditangani di RSCM Jakarta Pusat.

Angka itu bertambah setelah sebelumnya terdapat delapan pasien yang sudah teridentifikasi oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat.

"Saat ini mencapai 28 kasus, bertambah 20," katanya, Senin (31/10).

Namun, Erizon memastikan hampir setengah dari jumlah pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan sedang menjalani pengobatan rawat jalan.

"Yang sembuh ada 14 anak," katanya.
Baca juga: Kemenkes: Kasus gangguan ginjal akut di Indonesia 304, terbanyak DKI
Baca juga: Jakarta Barat tetap pantau kondisi anak gagal ginjal akut
Baca juga: Polisi ikut selidiki penyebab gagal ginjal akut di Jakarta Utara