Polisi salurkan paket bantuan untuk warga terdampak kenaikan harga BBM

Polres Sukabumi Kota menyalurkan bantuan sosial berupa ratusan paket sembako untuk warga Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang tidak mampu dan yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Saat ini kami fokuskan bantuan ini diberikan untuk warga kurang mampu yang menjadi pemulung tempat pembuangan sampah akhir (TPSA​​​​) Cikundul di Kampung Saluyu, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin di Sukabumi, Senin.

Baca juga: Polisi bagikan 250 paket sembako ke warga terdampak harga BBM

Menurut Zainal, bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk upaya pihaknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya mereka yang kurang dari sisi perekonomiannya, seperti para pemulung yang beraktivitas di TPSA Cikudul. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban perekonomian warga pasca-penyesuaian harga BBM.

Pihaknya pun berharap bantuan pun bisa menjadi penyemangat dan motivasi para pemulung dalam mencari rezekinya. Selain itu, ia pun mengimbau mereka agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan karena bekerja di lingkungan rawan penyebaran penyakit.

Baca juga: Polisi Sidoarjo bagikan sembako kepada warga terdampak BBM

Paket bantuan yang diberikan untuk masyarakat kurang mampu ini merupakan sumbangan dari anggota Polres Sukabumi Kota serta ibu-ibu Bhayangkari Kota Sukabumi. Penyaluran bantuan ini tidak hanya dilakukan di tingkat polres saja tetapi hingga polsek.

"Kami pun sudah menginstruksikan kepada seluruh personel yang bertugas di tingkat polsek untuk menyalurkan berbagai bantuan yang bisa bermanfaat dan mengurangi bencana perekonomian warga akibat terdampak penyesuaian harga BBM," katanya.

Baca juga: Seluruh polsek di Jakbar bagikan paket bantuan pangan kepada warga

Zainal mengatakan kegiatan bakti sosial ini sudah dilakukan pihaknya sejak pemerintah pusat mengumumkan penyesuaian harga BBM. Adapun sasaran penerima manfaat seperti lansia, buruh kasar/serabutan, penarik ojek, dan warga kurang mampu lainnya.