Polisi Sebut Coki Pardede Sempat Berhenti Pakai Narkoba, tapi Kembali Kecanduan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Coki Pardede sedang ditahan di Polres Metro Tangerang usai ditangkap terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Sang komedian ini pun menjalani pemeriksaan.

Dari interogasi yang dilakukan, polisi akhirnya mengetahui alasan pemilik nama asli Reza Mardede itu memakai obat terlarang. Itu lantaran dia mengalami rasa candu.

"Alasannya kecanduan, itu saja," ujar Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Pratomo Widodo, Kamis (2/9/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berhenti

Kondisi Terkini Coki Pardede Usai Diamankan Karena Narkoba. (YouTube KH Infotainment)
Kondisi Terkini Coki Pardede Usai Diamankan Karena Narkoba. (YouTube KH Infotainment)

Sebenarnya, Coki Pardede sempat berhenti menggunakan obat terlarang tersebut, sayangnya pria berkacamata ini tak bisa melawan rasa candunya.

"Sempat berhenti katanya, selama lima bulan, tapi nagih lagi," Pratomo mengungkapkan.

Kronologi

Coki Pardede (Foto: Instagram/@cokipardede666)
Coki Pardede (Foto: Instagram/@cokipardede666)

Penangkapan diawali dari informasi warga terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Polisi lalu menindaklanjuti pada Rabu (1/9/2021) siang. Sore harinya, polisi mengamankan satu orang yang berada di kawasan Cisauk, Tangerang Selatan.

"Tim mengamankan satu orang yang berada di TKP, lalu di interogasi mengaku bernama saudara Reza Pardede (tersangka 1). Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan dan tempat ditemukan barang bukti sesuai yang di sebutkan di atas (sabu)," ungkap rilis yang diterima wartawan.

Pengembangan

Kepada polisi, Coki Pardede mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang bernama Welly yang tinggal di apartemen Gateway, Ciledug.

Polisi akhirnya membawa mereka dan barang bukti ke Satres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel