Polisi Sebut Tak Ada Pelanggaran di Pesta yang Dihadiri Raffi Ahmad

Daurina Lestari, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVAPolda Metro Jaya menyatakan tidak mendapati ada unsur pelanggaran protokol kesehatan dalam acara ulang tahun ayah Sean Gelael, Ricardo Gelael.

Acara jadi sorotan buntut presenter kondang Raffi Ahmad hadir dan berfoto tanpa menggunakan masker. Padahal, pagi harinya, suami Nagita Slavina itu baru saja divaksin COVID-19 bareng Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu 13 Januari 2021. Dia ditunjuk pemerintah jadi perwakilan influencer yang divaksin.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, kasus tersebut tak terbukti melanggar Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Unsur persangkaan di Pasal 93 itu tidak ada, karena cuma 18 orang di situ (acara ulang tahun Ricardo Gelael)," kata Yusri kepada wartawan, Senin, 18 Januari 2021.

Baca juga: Viral Video Pria Pingsan Setelah Terima Suntikan Vaksin COVID-19

Pasal 93 tersebut bunyinya 'setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta'.

Yusri menambahkan, acara ulang tahun tersebut juga menerapkan protokol kesehatan. Kata dia, setiap tamu undangan, termasuk Raffi, menjalani swab antigen dulu sebelum masuk ke sana. Tamu undangannya pun cuma 18 orang.

"Sudah kita periksa semuanya, ada swab antigen, isinya cuma 18 orang. Itu orang-orang terdekatnya saja dalam acara tersebut," kata Yusri.

Sebelumnya, terkait dengan ramainya foto tersebut, Raffi Ahmad meminta maaf kepada masyarakat termasuk kepada Presiden Joko Widodo.

"Assalamualaikum, saya Raffi Ahmad terkait kejadian tadi malam saya ingin sedikit klarifikasi tapi sebelumnya saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya dan meminta maaf kepada presiden Jokowi seluruh staf yang ada di sekertariat presiden dan sekali lagi meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas peristiwa tadi malam," kata Raffi.

Dijelaskan pula oleh Raffi kronologi yang terjadi semalam bahwa pesta itu berlangsung di rumah pribadi salah satu orang tua temannya. Dijelaskan Raffi Ahmad, sebelum memasuki rumah tersebut mereka yang hadir mengikuti protokol kesehatan. Berikut penjelasan Raffi Ahmad.

"Semalam itu bukan di tempat umum tetapi di rumah pribadi salah satu ayahnya teman saya di situ kondisinya memang sebelum masuk rumahnya mengikuti protokol. Tapi di dalam kebetulan saya lagi makan tidak pakai masker dan ada yang foto tapi apapun itu saya meminta maaf atas kejadian ini jadi heboh," kata Raffi.

Raffi Ahmad berharap masyarakat tidak mencontoh hal tersebut dan berbuat abai terhadap protokol kesehatan. Ia ingin semua pihak mematuhi 3 M, yakni menjaga jarak, menggunakan masker dan menghindari kerumunan. Raffi berjanji dengan adanya insiden kemarin malam bisa menjadi pelajaran sehingga ke depannya bisa lebih baik. (ase)