Polisi Segera Limpahkan Berkas Perkara Korupsi Anggota DPRD Paniai ke Kejati

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi APBD Kabupaten Paniai tahun 2018 senilai Rp59 miliar. Dirkrimsus Polda Papua Kombes Polisi Sanchez Napitupulu menyampaikan, berkas perkara akan dikirim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua.

"Minggu depan kami tahap I berkas perkara ke Kejati Papua," kata Kombes Polisi Sanchez Napitupulu,
Kamis (28/7).

Napitupulu menjelaskan, jika berkas dinyatakan lengkap, maka tersangka berikut berkas perkaranya langsung diserahkan.

"Yang jelas tahap satu kalau dinyatakan lengkap maka kami langsung limpahkan," imbuhnya.

Dalam perkara dugaan korupsi dana APBD senilai Rp59 miliar ini, Polisi sudah menetapkan 14 tersangka. "25 orang seharusnya yang jadi tersangka, namun kami baru tetapkan 14 orang, sementara sisanya masih dalam pencarian keberadaannya," beber Napitupulu.

Diketahui kasus dugaan korupsi ini melibatkan 25 anggota DPRD Paniai. Dari hasil penyidikan Polda Papua, otak di balik kasus dugaan korupsi dengan modus fiktif kegiatan kapasitas bagi anggota DPRD yakni Sekwan DPRD Paniai berinisial AT.

Adapun 14 tersangka masing-masing berinisial AT, SP, BY, HA, DG, PY, PZ, HP, NP, PL, PH, SG, YA dan PU. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel