Polisi Segera Periksa Pengurus The Jakmania dan Persija Terkait Konvoi

Pratama Yudha, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kisruh terjadi di penghujung Piala Menpora 2021. Suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung melanggar aturan dengan melakukan kerumunan.

The Jakmania merayakan gelar juara tim kesayangannya dengan berkonvoi di bundaran HI. Mereka tumpah ruah di jalan dan tidak memakai masker.

Sementara, suporter Persib terlibat aksi anarkis dengan merusak kantor Persib di kawasan Sulanjana, Bandung.

Terkait aksi konvoi yang dilakukan suporter Persija, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya coba mengungkap sosok yang mengajak The Jakmania, untuk merayakan kemenangan Piala Menpora 2021 hingga menimbulkan kerumunan.

"Apakah ada yang ajak, ada yang menggerakkan, memprovokasi bisa berkumpul masih kami dalami. Pengakuannya tidak ada," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Senin 26 April 2021.

Namun demikian, polisi tidak mau begitu saja percaya akan pengakuan mereka yang diamankan. Polisi mendalami apakah ada ajakan dari media sosial.

Rencananya, polisi juga akan meminta keterangan dari beberapa pengurus The Jakmania bahkan tak menutup kemungkinan manajemen Persija. Yusri mengatakan kerumunan mereka melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Jakarta.

"Beberapa orang nanti kami ambil keterangannya termasuk pengurus Jakmania kemungkinan ke depan kami panggil termasuk dari Persija sambil menunggu hasil pendalaman oleh tim penyidik. Karena kami masih memprofiling apakah kemungkinan ada ajakan melalui medsos," ucap Yusri.

Sebelumnya diberitakan, euforia kemenangan Persija dalam turnamen Piala Menpora 2021 pada Minggu malam tadi membuat para Jakmania atau pendukung tim sepak bola ibu kota itu tumpah ruah di jalanan. Para pendukung Persija ini berkonvoi memutari jalanan Jakarta sambil bernyanyi dan berteriak.
Sayangnya, perayaan kemenangan itu tampak tak mematuhi protokol kesehatan. Kebanyakan massa yang berkonvoi menggunakan kendaraan roda dua ini tampak tak memakai masker.

Pantauan VIVA, massa pendukung Persija itu sebelumnya berkumpul di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat. Massa itu kemudian berkonvoi sepanjang jalan protokoler, yakni dari Jalan Thamrin-Sudirman hingga kawasan Monas atau Jalan Medan Merdeka.

Bukan cuma mengamankan pelanggar prokes, polisi juga mengamankan Jakmania yang membawa ganja pada Senin dini hari tadi.

"Ya bermacam-macam, ada juga (Jakmania) tadi yang kedapatan membawa ganja," kata Marsudianto.

Barang bukti ganja tersebut telah disiapkan dan akan digunakan saat konvoi dan berkumpul di Bundaran HI. Namun, Marsudianto tak menjelaskan secara terperinci terkait identitas pembawa ganja.

"Satu linting (ganja) saja tadi. Masih kami dalami, apakah sudah ada yang make atau belum?" ucapnya.

Jakmania ini ketahuan membawa ganja setelah pihaknya memergoki pelaku membuang satu linting, ketika akan diberhentikan. Akhirnya, oleh anggota yang melihat, Jakmania itu langsung ditangkap dan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.

"Itu ketika ditangkap dia buang. Pas mau dihentikan dia buang itu," tutur dia.

Selain ganja, polisi juga mengamankan anggota Jakmania lain karena melanggar lalu lintas yakni menggunakan knalpot bising. "Ada tadi salah satu di antara mereka, kemudian juga memang karena knalpotnya bising," tutup Marsudianto.