Polisi Selidiki Dugaan Bocah Dapat Perundungan 3 Pemuda

Agus Rahmat, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang bocah diduga mendapat perundungan atau bullying, dari tiga orang pemuda, yang terjadi di lapangan sepak bola di Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Aksi intimidasi itu, direkam oleh seseorang pelaku dan menjadi viral di media sosial.

Mengetahui aksi bully, pihak kepolisian bergerak melakukan penyidikan dan mengamankan tiga pemuda diduga pelaku aksi bully tersebut.

"Masalah tersebut telah ditangani di Polres Karo di unit PPA," kata Kapolsek Berastagi, AKP L Marpaung, Sabtu 2 Januari 2021.

Ada dua video aksi perundungan itu, yang tersebar di media sosial, yakni di Instagram. Video pertama berdurasi 30 detik dan video kedua berdurasi 28 detik. Di dalam video terlihat dua orang mengendarai sepeda motor hendak menabrak bocah tersebut.

Posisi sang bocah berada di antara dua sepeda motor itu. Dua lelaki itu, menakut-nakuti bocah itu seolah-olah akan menabrak. Bocah malang itu tampak menangis dan ketakutan. Namun, para pelaku tidak menghiraukannya.

Baca juga: Buronan Kakap Kasus Penipuan Belasan Miliar Ditangkap

Video kedua, seorang pemuda merekam apa disampaikan bocah yang belum diketahui identitas untuk menuruti kemauan para pelaku itu.

“Kuat kau ngomong,” sebut salah seorang dalam video kepada bocah tersebut.

Bocah itu di bawah tekanan. Bahwa bocah itu berjanji akan merekam kakaknya sedang mandi dan memberikan uang Rp50 ribu kepada salah satu pelaku.

“Ku kasih nanti, ku ambil nanti uang Rp50 ribu, ku kasih sama bang Alex. Baru ku videokan kakakku kalau mandi. Kalau misalnya nggak, dibunuh aku sama dibakar rumahku,” tutur bocah itu, sambil menangis.