Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di SMPN 6 Bekasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebuah video viral di media sosial merekam aksi pelajar yang memadati halaman depan sekolah SMP Negeri 6 Bekasi, lantaran beredarnya dugaan kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang staf sekolah tersebut.

Dikutip dari akun instagram @infobekasi, aksi yang yang diikuti puluhan siswa berpakaian putih biru itu berlangsung siang sekitar pukul 14.00 Wib, Senin (1/ 8).

"Seorang staf di sekolah diduga melakukan pelecehan seksual kepada siswa. Polisi dikabarkan sudah turun untuk mendalami informasi tersebut," demikian dikutip dalam keterangan akun @infobekasi.

Menanggapi kasus tersebut, Polres Metro Bekasi Kota telah membenarkan adanya kabar terkait dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan seorang staf SMPN 6 Bekasi terhadap sejumlah siswi sekolah tersebut.

"Iya sedang dilidik," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki saat dikonfirmasi merdeka.com, Senin (1/ 8).

Kendati demikian, Hengki masih enggan berkomentar lebih lanjut. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian dengan meminta sejumlah keterangan-keterangan.

"Sudah dari pagi kita bergerak, kita sudah mintai keterangan," ucapnya.

Sementara dikutip dari akun instagram @bekasi_24_jam, pihak sekolah telah angkat bicara atas kasus yang telah dikabarkan sejak Jumat (29/7) lalu, berawal dari kabar viral di sosial media.

"Baru sampai situ hari jumat banyak orang tua akhirnya terputus pembicaraan itu dan kami juga tidak mendapat bukti kemudian sudah sampai sore tidak ada berita- berita lagi. Baru malam minggu dapat kabar bahwa sosial media sudah viral seperti itu," kata Alis selaku humas sekolah SMPN 6 Bekasi.

Alis mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti adanya kabar viral tersebut dan melakukan klarifikasi terhadap terduga pelaku yang diketahui sebagai staff administrasi di perpustakaan sekolah tersebut.

Kendati demikian, kata Alis, terduga pelaku dari hasil klarifikasi menyangkal seluruh dugaan tersebut. Termasuk bukti sebuah chatan dengan siswi dimana pelaku disebut mengajak untuk check in ke sebuah hotel.

"Tadi pagi kita sudah panggil terduga sudah ditanya klasifikasi betul tidak, tapi jawabannya memang tidak ya," ucapnya.

Atas hal tersebut, pihak sekolah telah menyerahkan kasus ini agar ditindaklanjuti pihak kepolisian dan yang bersangkutan pun telah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Bekasi Kota. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel