Polisi Selidiki Kasus Begal yang Tewaskan Pegawai Honorer Basarnas

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi Begal Motor

Liputan6.com, Jakarta - Unit Reskrim Polsek Kemayoran mengusut dugaan pembegalan yang menimpa seorang Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

"Pelaku dalam penyelidikan Polsek Kemayoran," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Sam Suharto dalam keterangannya, Jumat (22/10/2021).

Sam membenarkan, korban meninggal usai dibacok oleh orang tidak dikenal. Peristiwa ini terjadi di Jalan Angkasa Kemayoran Jakarta Pusat pada Jumat dinihari, sekitar jam 02.50 WIB.

"Iya benar kejadiannya, korban MD di rumah sakit," tandas dia.

Sebelumnya, Koordinator Substansi Humas, Anjar Sulistiyono menerangkan, kejadian bermula saat korban bersama rekannya sedang berjalan di Jalan Angkasa, Kemayoran atau sekitar 100 meter dari Kantor Pusat Basarnas.

Ada empat orang terduga pelaku yang menghampiri dengan menggunakan dua kendaraan bermotor.

"Kejadian pada pukul 02.00 WIB, korban sedang mengantarkan rekanya menuju ke titik penjemputan ojek online," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

Anjar menerangkan, salah seorang pelaku menghardik dan menuduh rekan korban telah menganiaya adiknya. Sejurus kemudian, para pelaku mengeluarkan senjata tajam.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pelaku Menyerang Korban

Namun, para pelaku justru menyerang korban secara bertubi-tubi. Tak hanya itu para pelaku mengambil tas dan handphone korban.

"Korban terkapar dengan kondisi bersimbah darah. Rekanya histeris dan berusaha minta tolong," ujar dia.

Anjar menerangkan, rekan membawa korban ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran. Namun, nyawa tak tertolong.

"Korban meninggal dunia pukul 02.47 WIB," ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel