Polisi selidiki pengeroyokan akibat knalpot bising di Kebayoran Baru

Polsek Kebayoran Baru menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap seorang pemuda di Gandaria Tengah, Jakarta Selatan, pada Sabtu (27/8) yang diduga akibat penggunaan knalpot bising.

"Masih penyelidikan," kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kebayoran Baru, AKP Nunu Suparmi saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Nunu mengatakan, korban dan pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut tak saling mengenal satu sama lain.

Menurut Nunu, Kepolisian berupaya mengidentifikasi jumlah pelaku dalam video yang beredar.

Pihaknya sudah memeriksa dua saksi, yakni korban dan temannya. Keduanya memberikan keterangan yang sama.

Korban masih divisum. "Visumnya belum ini selesai. Itu kendala kita. Visum belum selesai," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan akun Instagram @infojaksel.id, telah terjadi penganiayaan di Jalan Gandaria Tengah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (27/8) pukul 02.00 WIB.

Penganiayaan tersebut dilakukan lantaran pelaku dan teman-temannya tersinggung saat korban menegur pelaku menggunakan motor dengan knalpot bising.
Baca juga: Polrestro Jakbar bongkar kasus perjudian dan peredaran miras
Baca juga: Polres Metro Jakarta Selatan amankan 16 tersangka judi dan narkoba