Polisi Selidiki Penyebab Mobil Kecemplung di Danau Toba

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tim gabungan dari Direktorat Polairud Polda Sumut bersama Polres Simalungun dan Polres Samosir melakukan penyelidikan bersama terkait dengan satu unit mobil kecemplung di Perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin sore, 31 Mei 2021, sekitar pukul 15.00 WIB.

Mobil Avanza dengan nomor polisi BK 1421 QV terjatuh dari kapal KM Ihan Batak saat baru melakukan penyeberangan di Pelabuhan Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. Akibatnya, seorang penumpang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

"Saat ini korban luka dan jiwa sudah dievakuasi ke rumahnya di Kawasan Tebing Tinggi," ungkap Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Selasa pagi, 1 Juni 2021.

Baca juga: Daftar 75 Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK dan Jabatannya

Tim gabungan tersebut, melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi serta mengamankan dokumen pelayaran dari KM Ihan Batak.

"Kapal dan mobil tersebut dijadikan barang bukti, serta kita mengumpulkan dokumen kapal tersebut," tutur perwira melati dua itu.

Berdasarkan data yang diperoleh, korban meninggal dunia adalah Desy Marizdayani (32) warga Jalan Gunung Martimbang III No 82 Kelurahan Rantau Laban Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi.

Kemudian, tiga orang penumpang lainnya di mobil itu adalah Zulkarnain Tanjung (76) yang juga warga Kota Tebing Tinggi, Farida (72) Warga Tebing Tinggi dan Neiny Safrina (33) warga Padang Sidempuan No 1 Kota Pematang Siantar.

"Satu orang penumpang mobil meninggal dunia. Dikarenakan tidak dapat keluar, dari dalam mobil. Sehingga menyebabkan penumpang tersebut terendam air di dalam mobil kurang lebih 15 menit," jelas MP Nainggolan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel