Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Rumah Adat Kerajaan Bone

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bone - Polres Bone turun tangan untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menimpa Rumah Adat Kerajaan Bone atau Saoraja atau Bola Soba yang berada di Jalan Latenritatta, Kecamatan Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dilalap si jago merah pada Sabtu (20/3/2021) sekitar pukul 04.00 Wita.

"Masih dalam pemeriksaan," kata Kapolres Bone, AKBP Try Handoko Wijaya Putra kepada Liputan6.com, Sabtu (20/3/2021).

Try menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi dalam kasus terbakarnya rumah bersejarah bagi suku Bugis di Kabupaten Bone tersebut.

"Kita akan kumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi juga agar terang suatu peristiwa dan kejadian," terangnya.

Selain itu, pihak Polres Bone juga akan bekerja sama dengan tim Inafis Polda Sulsel untuk mengungkap penyebab dibalik kebakaran yang menimpa Bola Soba.

"Kita akan lakukan penyelidikan sambil menunggu hasil dari tim Inafis Polda Sulsel," dia memungkasi.

Detik-Detik Kebakaran

Rumah adat kerajaan bone kebakaran (Liputan6.com/Fauzan)
Rumah adat kerajaan bone kebakaran (Liputan6.com/Fauzan)

Rumah Adat Kerajaan Bone atau Saoraja atau Bola Soba yang berada di Jalan Latenritatta, Kecamatan Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dilalap si jago merah pada Sabtu (20/3/2021) sekitar pukul 04.00 Wita. Butuh waktu sedikitnya 2 jam lamanya untuk memastikan seluruh api yang menyebar dengan cepat di rumah panggung itu padam dengan sempurna.

"Sebenarnya api berhasil kita kuasai dalam waktu 30 menit, tapi kan ada proses pendinginan yaitu untuk memastikan seluruh bara tak ada lagi yang menyala," kata Kabid Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone, Akbar kepada Liputan6.com, Sabtu (20/3/2021) pagi.

Akbar menjelaskan sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api yang melalap Bola Soba. Selain itu 70 personel Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone juga dikerahkan untuk berjibaku memadamkan api.

"6 unit mobil Damkar, 70 personel," sebutnya.

Hampir seluruh bagian rumah adat Kerajaan Bone itu habis dilalap si jago merah. Akbar menyebutkan yang tersisa dengan utuh pasca kebakaran hanyalah bagian tiang rumah saja serta sisi depan yang kayunya berasal daru kayu tempo dulu.

"Tiangnya masih untuh karena kayunya kan kayu tempo dulu jadi kuat," dia berucap.

Penyebab kebakaran pun hingga kini belum diketahui pasti."Kalau soal penyebab biar nanti polisi yang selidiki," Akbar memungkasi.

Simak juga video pilihan berikut ini: