Polisi Selidiki Unsur Pidana Cuitan Guru Besar USU soal SBY dan AHY

Bayu Nugraha, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kader Partai Demokrat melaporkan Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU), Professor Yusuf Leonard Henuk ke Polda Sumut, Rabu 13 Januari 2021. Cuitan Prof.Henuk di twitter dinilai merendahkan dan mencemarkan nama baik mantan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Laporan tersebut, tertuang dalam ?Surat Tanda Terima Laporan Polisi dengan nomor : STTLP/75/I/2021/SUMUT/SPKT 'I'. Menyikapi hal itu, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Martuani Sormin mengatakan akan melakukan proses hukum secara profesional.

“Kan, semua yang berkaitan dengan laporan. Hal yang dilakukan penyidik adalah melakukan gelar perkara, apakah mengandung tindak pidana?,” kata Martuani kepada wartawan di Medan, Kamis, 14 Januari 2021.

Martuani meminta semua pihak bersabar dan biarkan penyidik Polda Sumut bekerja terlebih dahulu. Untuk menentukan apakah ada unsur pidana atau tidak dalam cuitan guru besar Fakultas Pertanian USU itu?.

“Saksi ahli ini untuk menguatkan apakah unsur-unsur, pidana, sebagaiamana yang dilaporakan bisa terpenuhi atau tidak,” ucap mantan Kapolda Papua itu.

Martuani mengungkapkan pihak kepolisian masih melakukan pengkajian atas laporan tersebut.“Saya percaya penyidik saya akan profesional menangani semua perkara yang dilaporkan, oleh siapapun,” tutur Martuani.

Sebelumnya, Prof. Yusuf Leonard Henuk mengungkapkan sah-sah saja SBY atau kader Demokrat melaporkan diri ke polisi. Namun, cuitan dia bukan menghina atau menyerang. Namun, mengoreksi apa disampaikan oleh SBY dan AHY yang dinilai menyudutkan Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Mereka melapor (ke polisi). Karena, SBY masyarakat biasa. Saya tidak bilang dewan pembina Demokrat tidak ada. Tapi, AHY saya ada bilang ada ketua Demokrat. Saya tunggu (laporan) mereka," kata Prof.Yusuf saat dikonfirmasi VIVA.

Berikut cuitan Prof.Yusuf menyerang SBY dan AHY di akun twitter-nya: "Yth.@SBYudhoyono,tahu dirilah kau sudah mantan jadi jangan sok mengajari @jokowi soal pembangunan proyek strategis nasional,karena kau memang gagal&telah dijuluki:"Bapak Mangkrak Indonesia", jadi tak pantas kau ajari @jokowi "ikan berenang", karena pasti malu kalipun kau, paham!," cuitnya Prof. Yusuf.

Kemudian, kembali menyampaikan cuitan terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, AHY: "YthKetua Umum @ PDemokrat, @AgusYudhoyono, @ProfYLH udah harus buktikan memang kau BODOH sekali, karena sepanjang sejarah jatuhnya pesawat di Indonesia tak pernah ada" GOVERNMENT ERROR "penyebabnya. Tapi" 7 FAKTOR "(http://indonesiabaik.id/infografis /7-faktor-penyebab-jatuhnya-pesawat).Maaf kau bodoh turunan, belajar lagi AHY!," tulis Leonard yang dikutip VIVA pada Selasa, 12 Januari 2021.?

Baca juga: Guru Besarnya Hina SBY dan AHY, Ini Respons USU