Polisi Siapkan Jalur Mudik Lebaran

TEMPO.CO, Jakarta - Meski hari raya Idul Fitri masih beberapa bulan lagi, namun kepolisian sudah mulai mempersiapkan jalur buat mudik lebaran yang jatuh pada Agustus mendatang itu. Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo telah meminta Korps Lalu Lintas Polri untuk mulai menyiapkan kelancaran jalur mudik.

"Terutama kelancaran jalur dari Jakarta meninggalkan Jawa Barat menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Timur saat memberi sambutan Rapat Kerja Teknis Korlantas di Markas Besar Polri, jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Maret 2013.

Wilayah Jawa menjadi prioritas karena merupakan zona terpadat saat mudik lebaran. Untuk pengamanan mudik tahun lalu, dibutuhkan waktu 24 jam dari arah Jakarta meninggalkan Jawa Barat menuju Jawa Tengah.

"Untuk tahun ini saya tak mau untuk keluar dari Jawa Barat membutuhkan waktu lebih dari 16 jam," ucap Timur dihadapan Kepala Korlantas dan jajaran Direktur Korlantas se-Indonesia.

Solusinya, dengan mulai menyiapkan skema pengamanan jalur mudik sejak dini. Kalau jalur mudik sudah dipetakan secara jelas berikut solusi jalur alternatif, maka kemacetan bisa diatasi.

Selain itu, pembangunan ruas jalan yang rusak perlu dicicil mulai sekarang. Untuk itu, Timur meminta Korlantas berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memulai persiapan jalur mudik.

 

Satu lagi yang tak boleh dilupakan, dia melanjutkan, adalah distribusi pos pengamanan di titik-titik rawan. Menurutnya langkah tersebut sengaja diambil sedini mungkin sebab pengamanan jalur mudik lebaran merupakan salah satu tugas terberat Polri setiap tahun.

INDRA WIJAYA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.