Polisi: Sigit yang Raba Kemaluan Ibu-ibu Alami Gangguan Jiwa

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Tebet, Ajun Komisaris Perwira Agus Herwahyu Adi mengatakan, pria dengan nama Sigit yang kepergok meraba kemaluan ibu-ibu yang sedang mandi di kawasan Tebet itu memiliki gangguan jiwa.

“Iya menurut keluarganya agak kurang juga sih,” ungkap Agus ketika dikonfirmasi, 18 Juni 2021

Agus menyebut saat ini pelaku sudah dibawa oleh pihak keluarganya dikarenakan tidak adanya laporan dari korban. “Sudah di bawa keluarganya, tidak ada yang buat laporan polisi,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Pelaku pelecehan seksual dengan modus sebagai sales sabun cair, Sigit babak belur diamuk massa karena ulah mesumnya meraba kemaluan ibu-ibu yang sedang mandi. Putri korban, F (21), menjelaskan kronologi ibunya sebelum disasar Sigit.

Dia menceritakan kejadian berawal saat dirinya sedang menyapu rumahnya. Sebelum itu, ia mengantar ibunya yang mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran ke kamar mandi yang lokasinya sekitar 50 meter dari rumahnya.

"Saya abis nganterin mamah saya ke kamar mandi kan kamar mandi nya memang beda sama rumah kamar mandi di belakang situ,” kata F saat ditemui VIVA di lokasi, Jumat, 18 Juli 2021

Usai mengantar ibunya dari toilet, F melanjutkan aktivitasnya menyapu rumah. Saat itu, muncul pelaku Sigit yang membawa tas dan sabun cair yang kemudian menawarkannya.

F menolak secara halus tawaran Sigit yang mengaku sebagai seorang sales tersebut. Ia tahu sebelum menghampiri rumahnya, pelaku juga sempat menawarkan produknya kepada para tetangga F.

Kemudian, F pun yang berada di rumah kepikiran ibunya yang di toilet seorang diri. Ia pun berlari menuju toilet tersebut karena mendengar teriakan panggilan dari ibunya. Namun, F terkejut karena Sigit sudah ada di lokasi dan buru-buru keluar dari toilet.

"Nah, terus pas saya mau nyamperin saya, lari itu orang keluar dari kamar mandi,” ujar dia.

F pun berusaha mengejar pelaku sambil meneriakinya. Sontak, tetangga merespons dan ikut mengejar pelaku. Sigit pun tertangkap dan bogem mentah mendarat ke wajahnya.

“Pas sampai Masjid Al-Barkah ketangkep lah dia. Ketangkep terus di bawa ke kantor RW sama warga,” jelasnya

Pelaku saat itu kondisinya sudah babak belur. Dari pengakuan korban, kemaluannya telah digerayangi dan diraba-raba pelaku.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel