Polisi soal Kasus Mayat Terbakar di Semarang: Dibunuh sebelum Dimutilasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Pihak kepolisian terus melakukan pendalaman tekait penemuan mayat terbakar tanpa kepala yang mengarah pegawai Bapenda Paulus Iwan Boedi Prasetijo di kawasan Marina, Semarang. Dugaan sementara mayat tersebut adalah korban pembunuhan sebelum dimutilasi dan dibakar.

"Jadi ini korban pembunuhan, ada kemungkinan mayat itu dibunuh dulu sebelum dibakar. Kita masih memeriksa alat bukti CCTV yang ada di beberapa tempat yang mengarah ke TKP," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Minggu (11/9).

Pihaknya juga sudah memeriksa sejumlah saksi terkait temuan mayat tersebut diantaranya keluarga maupun kerabat Iwan, begitupun dengan rekan kerjanya. Namun, polisi masih menunggu tes DNA.

"Kita masih menunggu hasil DNA keluarga untuk memastikan sosok yang terbakar identik dengan Iwan Boedi. Hasil keluar sekitar dua minggu," ungkapnya.

Direktur Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengaku terkait motor korban ditemukan dalam keadaan terbakar, tim Forensik saat ini masih menyelidiki sumber api yang menghanguskan korban dan sepeda motornya.

"Labfor saat ini sedang meneliti penyebab kebakaran, apakah sumber api berasal dari korsleting atau ada kesengajaan dibakar," kata Djuhandani.

Dari barang bukti yang ditemukan di lokasi identitas mayat mengarah pada Paulus Iwan Boedi P (51) ASN Bapenda kota Semarang yang dilaporkan hilang oleh istri dan adiknya pada (25/8) di SPKT Polrestabes Semarang.

Sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, seperti monogram PNS dan name tag atas nama wan Budi P, serta sepasang pelat nomor merah H 9799 RA. [ded]