Polisi Surabaya Sambut Perayaan Nataru, Kerumunan Dibatasi Cegah Covid-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, pihaknya akan melebur bersama sejumlah elemen masyarakat untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, serta mencegah Covid-19.

"Untuk tahun baru, kami akan upayakan membatasi kerumunan-kerumunan, khususnya aktivitas masyarakat," kata Yusep, Senin (15/11/2021).

Yusep menjelaskan, upaya itu diharap bisa menghindari adanya transmisi gelombang tiga penyebaran Covid-19 di Surabaya. Maka dari itu, dia juga akan memastikan Covid-19 terkendali.

"Kami pastikan, Covid-19 terkendali, keamanan tercipta, dan pemulihan ekonomi pusat berkembang sesuai keinginan Pemkot Surabaya," ujarnya.

Oleh karena itu, Yusep lantas mengonsepkan proses pembatasan mau pun penyekatan. Dalam pelaksanaannya, pihaknya akan melihat efektifitas penerapan seperti apa. Namun, tanpa mengurangi fasilitas-fasilitas ruang dan diimbau tetap berjalan dengan baik.

Terkait tempat wisata, Yusep mengaku juga melakukan hal serupa. Menurutnya, sesuai ketentuan PPKM, pembatasannya juga sudah jelas dilakukan dan tertuang dalam regulasi Satgas Covid-19.

"Baik dari aplikasi pedulilindungi maupun ketaatan masyarakat terhadap regulasi. Keamanan Covid-19 tergantung daripada masyarakat untuk saling mengingatkan, saling membantu, dan bergotong royong memastikan Surabaya tetap aman dari Covid-19," tuturnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2.600 Personel

Yusep menyebutkan, ada ribuan personel Polri dari Polrestabes Surabaya yang diterjunkan. Tercatat, ada 2.600 personel yang akan dilibatkan dalam proses pengamanan Nataru 2021-2022.

"Perkuatan sudah pasti, 1/3 dari 2.600 ditambah cadangan, kurang lebih 1600, itu khusus polri, ditambah TNI, Linmas, Banser, Muhammadiyah, dan lain sebagainya," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel