Polisi Tangkap Lima Orang Diduga Jual Anak SMP untuk Prostitusi Online

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim Reserse Mobil Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap dugaan perdagangan anak untuk prostitusi online berinisial RNP (15). Dalam kasus ini lima orang ditangkap yakni MV (16), RRM (22), AP (18), SK (18), dan seorang perempuan F (25).

Ketua Unit Resmob Polda Sulsel, Komisaris Dharma Negara mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan orang tua NRP yang anaknya tidak pulang ke rumah sejak 22 Mei 2022. Dia mengungkapkan saat itu, NRP dijemput oleh temannya berinisial CC untuk diajak ke sebuah kos-kosan di Jalan Landak, Kota Makassar.

"Orang tuanya melapor karena anaknya tidak pulang sudah lima hari sejak pergi dijemput teman anaknya berinisial CC," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Minggu (29/5).

Dari laporan tersebut, akhirnya polisi melakukan penangkapan pada Jumat (27/5) di sebuah kos-kosan Jalan Landak, Kota Makassar. Di sana, pihaknya menangkap lima orang yakni MV (16), RRM (22), AP (18), SK (18), dan seorang perempuan F (25).

"Salah satu dari lima terduga pelaku berinisial MV berperan sebagai muncikari. Dia yang akan menjual korban kepada pria hidung belang melalui online," bebernya.

Dharma menyebut lima terduga pelaku kini telah diserahkan ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan. Kelima terduga pelaku terancam dijerat pasal 81 Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel