Polisi Tangkap Pembantai Harimau Sumatra di Kuansing, Satu Pelaku Loncat ke Sungai

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Pekanbaru - Seekor harimau sumatra di Kabupaten Kuansing (Kuantan Singingi) dibantai oleh pemburu. Si Datuk Belang tinggal kulit dan diperjualbelikan oleh pelaku berinisial BAT.

Upaya BAT mengumpulkan pundi-pundi uang dari kulit harimau sumatra ini gagal. Pria kelahiran 17 Juli 1963 itu ditangkap personel Subdit IV Reserse Kriminal Khusus Polda Riau.

Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menyebut pelaku BAT masih diperiksa intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dalam kasus jual beli organ satwa dilindungi ini.

Sunarto menjelaskan, petugas menangkap BAT pada 29 Agustus 2021 pukul 22.00 WIB di Jembatan Aro, Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing. Petugas menyita selembar kulit harimau sumatra dalam kasus ini.

"Penangkapan berdasarkan informasi masyarakat terkait jual beli kulit harimau sumatra di wilayah itu," jelas Sunarto.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Satu Pelaku Kabur

Subdit IV Reskrimsus Polda Riau yang mendapat informasi ini langsung melakukan penyelidikan. Penyidik juga melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Petugas mengamati sebuah jembatan di kelurahan tersebut yang menjadi lokasi transaksi. Beberapa jam menunggu, petugas melihat dua sepeda motor, salah satu pengendaranya membawa karung.

"Petugas menghentikan sepeda motor tadi dan menangkap pengendara berinisial BAT," ucap Sunarto.

Pengendara sepeda motor lainnya, sambung Sunarto, berhasil kabur dengan meloncat ke sungai. Dia kemudian lari ke semak-semak sehingga lolos dari pengejaran karena keadaan gelap.

"Karung bawaan BAT diperiksa, isinya kulit harimau," kata Sunarto.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel