Polisi tangkap satu pelaku pembunuhan pensiunan RRI Madiun

Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Madiun Kota, Jawa Timur, menangkap satu dari sejumlah orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sadis pensiunan pegawai RRI Madiun, Aris Budianto (58), warga Jalan Sentul Gang II, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono mengatakan, tersangka adalah NS (45) yang merupakan tetangga korban. Dalam kesehariannya, tersangka bekerja sebagai penjual es batu.

"Polres Madiun Kota mengamankan NS. Ia diduga menjadi pelaku pembunuhan beberapa waktu lalu," ujar AKBP Suryono kepada wartawan di Madiun, Rabu.

Baca juga: Polisi buru empat terduga pembunuh pensiunan RRI Madiun

Menurut dia, NS berhasil diringkus petugas di wilayah Bangkalan, Madura, Jatim saat bersembunyi di rumah keluarganya.

Saat ini, polisi masih mendalami peran pelaku, termasuk mengenai dugaan motif asmara dalam kasus pembunuhan tersebut. Pelaku telah diamankan tim Satreskrim Polres Madiun Kota guna menjalani pemeriksaan.

"Polisi masih dalami kasus ini. Apakah dilakukan seorang diri atau bersama-sama dengan orang lain. Demikian juga dengan motifnya," kata dia.

Sebelumnya, Aris Budianto (58) warga Jalan Sentul Gang II, Kelurahan Banjarejo, Kota Madiun, menjadi korban pembacokan pada Kamis (2/6/2022) pagi.

Pria yang baru sehari purnatugas sebagai pegawai RRI Madiun per 1 Juni 2022 tersebut diserang orang tak dikenal saat hendak menunaikan shalat subuh di masjid sekitar rumahnya.

Dari hasil autopsi yang dilakukan saksi ahli dokter forensik RS Bhayangkara Kediri, terdapat empat luka akibat bacokan senjata tajam, yakni di telapak tangan kanan, lengan kanan bagian atas dan bawah, serta bagian leher.

Korban ditemukan oleh tetangga dalam keadaan tewas bersimbah darah di gang tak jauh dari rumahnya.

Baca juga: Polres Madiun Kota selidiki dugaan kasus pembunuhan seorang pensiunan
Baca juga: Divonis seumur hidup karena membunuh satu keluarga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel