Polisi Tangkap Terduga Penghina Dewi Perssik di Jawa Timur

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Selatan mengamankan seorang perempuan berinisial W, yang diduga menghina penyanyi Dangdut Dewi Perssik. Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Irwandhy.

"Iya betul," katanya kepada merdeka.com, Sabtu (5/11).

W berusia 50 tahun. W diduga fans Lesti Kejora-Rizky Billiar yang membuat konten hinaan dengan maksud mencari perhatian dari Dewi Perssik. W beralamat di daerah Jawa Timur.

"Motif sementara yang bersangkutan untuk mencari perhatian dari Dewi Perssik, yang bersangkutan kami temui di kediamannya di Kabupaten Malang, Jawa Timur, setelah disampaikan perihal perkara, yang bersangkutan mengakui dan bersedia dilakukan pemeriksaan dan mediasi di Jakarta," ungkapnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk ini mengatakan, kepolisian mengarahkan kasus ini diselesaikan secara restorative justice. Di mana langkah restorative justice mengacu pada Surat Edaran (SE) No 2/11/2021 yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Sehingga langkah-langkah restorative justice, kami lakukan dalam hal ini memediasi pihak pelapor dan terlapor, dalam hal ini Saudari W. Surat Edaran ini tentang 'Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital/Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif', ujarnya.

"Karena ini yang menjadi acuan dalam penanganan perkara ITE, terkhusus pasal 27(3) yang menjadi pasal yang dilaporkan saudari Dewi Perssik," pungkasnya.

Dewi Perssik Diperiksa Kembali

Penyidik kembali memanggil Dewi Perssik. Dia dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan tambahan terkait laporannya terhadap akun media sosial fans Lesti Kejora dan Rizky Billar. Dewi Perssik datang bersama mantan suaminya Aldi Taher, dan pengacara Sandy Arifin.

"Jadi ada pemeriksaan tambahan hari ini, memperkuat dan juga mempertajam konstruksi hukum dari Pasal Undang-undang ITE," kata Sandy Arifin di Polres Jakarta Selatan.

Dia mengaku sengaja membawa mantan suami Dewi Perssik itu untuk memperkuat bukti dalam kasus laporan kliennya tersebut.

"Ada kekurangan bukti dan juga ada keterangan yang harus disampaikan oleh Mbak Dewi Perssik dan Mas Aldi juga," katanya.

"Alat bukti ada beberapa bukti chat dan juga bukti direct message yang sudah kita tuangkan dalam soft copy yang akan kita sampaikan," sambung Sandy membawa bukti dalam pemeriksaan tambahan Dewi Perssik.

Dewi Perssik Bertemu W

Selain diperiksa, Dewi Perssik pun berkesempatan bertemu dan berbicara dengan W. W diketahui telah berada di Polres Jakarta Selatan pada Jumat (4/11).

Dewi Perrsik awalnya geram atas perbuatan W. Pasalnya, ia telah dihina mandul hingga pelacur.

Namun saat pertemuan itu terjadi, Dewi Perssik mendadak iba. W juga diketahui merupakan penggemarnya Dewi Perssik.

"Agak bagaimana ya, jadi nangis-nangis gitu, mataku sampai bengkak. Aku punya rasa kemanusiaan," kata Dewi Perssik.

Dalam perbincangan itu, W diketahui tidak mengenyam bangku pendidikan. Selain itu, ia mengatakan hanya ikut-ikut sesuatu yang sedang ramai diperbincangkan

"Aku tuh enggak sekolah. Kan juga lagi ramai jadi aku cuma ikut-ikutan aja," kata si W kepada Dewi Perssik. [cob]