Polisi Tangkap Tiga Orang Diduga Lakukan Penipuan Jual Oksigen di Media Sosial

·Bacaan 1 menit
Pembeli mengantre dengan membawa tabung di tempat pengisian Oxygen Medical di Jalan Minang Kabau, Jakarta, Senin (28/6/2021). Permintaan pengisian oksigen di agen tabung oksigen di Jakarta alami peningkatan seiring lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi dalam satu pekan terakhir. (Liputan6.com/Faizal

Liputan6.com, Jakarta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya telah menangkap tiga orang diduga melakukan penipuan menjual tabung oksigen di media sosial.

"Kita amankan tiga orang, menawarkan tabung oksigem melalui akun medsos, tetapi uang sudah di transfer tapi barangnya tidak ada. Ini sempat viral di medsos," kata Yusri, Jumat (9/7/2021).

Adapun yang ditangkap berinisial ATKG alias AW, SA alias A, dan AS alias S mengaku menjual tabung oksigen. Namun, saat uang diberikan oleh pembeli, barang tersebut tak kunjung dikirimnya.

Adapun ATKG menawarkan tabung oksigen seharga Rp 750 ribu melalui akun Instagram @umina_collection99. Sejumlah orang disebut menjadi korban, namun baru dua yang melapor salah satunya warga Jakarta Pusat.

"Dia sudah pesan 9 tabung oksigen dan menstransfer uang Rp750 ribu sebanyak sembilan kali. tapi barang tak datang. Ini modus pelaku," jelas Yusri.

Tak Bekerja Sendiri

Hasil penelusuran, ATKG tak bekerja sendiria. Ia dibantu oleh SA dan AS sebagai pemilik rekening dan orang yang membuat rekening untuk menampung uang hasil penipuan.

"Jadi kalau ada yang beli itu masuk ke rekening SA alias A. Sedangkan AS menyediakan rekening penampung di bank BPTN. Mereka memang satu komplotan," jelas Yusri.

Yusri menyebut, ketiga tersangka diringkus di Sulawesi Selatan. Saat ini pihak kepolisian masih memburu pelaku-pelaku lain yang melakukan modus serupa.

"Tiga tersangka ini sudah dibawa ke sini, ini warga Sulsel. Kita jemput tersangka ke sana, 3 pelaku setelah kita profiling dia ternyata dia ada di daerah Sulsel," ucap dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel