Polisi Telusuri Aset Lain Milik Mayat Sekeluarga di Kalideres yang Dijual

Merdeka.com - Merdeka.com - Polda Metro Jaya tengah menelusuri aset-aset milik mayat sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Temuan polisi ada sejumlah aset yang dijual.

Sebelumnya kepolisian berhasil melacak keberadaan mobil Honda Brio nomor polisi B 2601 BRK milik salah satu korban di Kalideres, ternyata telah dijual.

"Ada barang lain yang diduga dijual juga kita sedang telusuri," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi saat di wawancara, Rabu (16/11).

Sayangnya, Hengki belum merinci aset yang dimaksud. Sejurus dengan hal tersebut, penyidik juga menelusuri aliran dana dari penjualan Honda Brio serta beberapa aset lainnya.

Mobil Keluarga Kalideres Dijual Seharga Rp160 Juta.

Sempat dipertanyakan soal keberadaan kendaraan milik empat anggota keluarga. Lantaran dari kesaksian warga sekitar perumahan Citra Garden 1 Extencion, mobil milik keluarga itu sudah tidak ada saat kepolisian melakukan olah TKP.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pasma Royce mengatakan, Tim Gabungan Polres Metro Jakarta Barat dengan Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendapat informasi terkait mobil yang terpakir di rumah korban hilang.

Pasma menyebut, Honda Brio nomor polisi B 2601 BRK telah dijual oleh Budyanto Gunawan selaku pemilik. Budyanto merupakan salah satu korban meninggal.

Diketahui terdapat empat jenazah ditemukan di rumah berpagar cokelat. Empat jenazah adalah Rudyanto Gunawan (71) beserta sang istri bernama K Margaretha Gunawan (58).

Kemudian anak perempuan bernama Rudyanto bernama Dian (42) serta Budyanto Gunawan (69) ipar dari Rudyanto. "Bahwa kendaraan tersebut telah dijual langsung oleh Budyanto Gunawan selaku pemiliknya," kata Pasma.

Pasma menerangkan, Budyanto Gunawan (salah satu korban di Kalideres) selaku pemilik mobil Honda Brio B 2601 BRK menjual pada 20 Januari 2022. Dijual sekira Rp160 juta. "Budyanto Gunawan menjual mobil miliknya tersebut di salah satu pemilik showroom mobil berinisial R," ujar dia.

Polisi Kembali Olah TKP

Kasus kematian misterius empat anggota keluarga di Perumahan Citra Garden 1 Extencion, Kalideres, Jakarta Barat perlahan berhasil diungkap kepolisian. Sore ini polisi kembali melakukan olah TKP untuk mencocokan data yang telah didapatkan.

Kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi pada olah TKP yang akan digelar sore hari ini turut menggandeng para ahli tim dokter forensik dari Pusdokkes Polri dan ahli forensik dari Universitas Indonesia (UI).

"Hari ini kita akan olah TKP lagi di kalideres bersama para ahli juga nanti kita akan sisir semua, sehingga kita percaya diri bahwa hasil penyelidikan, pemeriksaan terhadap jenazah maupun bukti materil maupun dicocokkan dengan keterangan saksi-saksi yang secara deduktif kita dapatkan itu bisa sempurna," ujar Hengki usai ditemui wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (16/11).

Adapun barang bukti yang sebelumnya didapat tengah didapatkan masih diteliti sehingga pemeriksaan kali ini ditujukan untuk mengungkap sebab kematian.

"Artinya ini belum final (menentukan sebab kematian), oleh karenanya perlu pendalaman dari tim ahli interkolaborasi profesi. Dari berbagai ahli kita akan merumuskan secara bersama," tuturnya. [rhm]