Polisi Tembak Rekan Kerja di Lampung Jalani Sidang Etik Minggu ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang polisi berinisial RS, berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Lampung Tengah terkait penembakan yang dilakukannya terhadap rekan kerjanya yakni Aipda Ahamd Karnian (AK).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pihaknya bakal menggelar sidang kode etik terhadap RS, eks Kepala Sentar Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dalam waktu dekat ini.

"Sidang Kode Etik dalam minggu ini," kata Pandra saat dihubungi merdeka.com, Selasa (6/9).

Ia menyebut, untuk sidang etik terhadap RS yang sudah menjadi tersangka ini akan dipimpin oleh Kabid Propam Polda Lampung.

"(Pimpinan sidang) Kabid Propam Kombes Syarhan," sebutnya.

Sebelumnya, RS, seorang polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Dua ditetapkan sebagai tersangka lantaran menembak rekannya sendiri. Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Polisi Zahwani P Arsyad mengatakan RS kini ditahan di Polres Lampung Tengah.

"Tersangka saat ini sudah ditahan di Polres Lampung Tengah untuk dilakukan proses selanjutnya. Untuk motif pastinya nanti kita tunggu hasil pendalaman dari penyidik," kata Zahwani. Dikutip dari Antara, Senin (5/9).

Polisi menilai aksi pelaku itu menembak rekannya sendiri diduga karena dendam pribadi. "Diduga dendam terhadap korban, pelaku menembaknya. Karena korban selalu membuka aib atau keburukan tersangka yang merupakan oknum anggota Polisi yang bertugas Ka SPKT Polsek Way Pengubuan Polres Lampung Tengah," bebernya.

Dia mengatakan, korban bernama Ajun Inspektur Polisi Dua Ahmad Karnain (41) bertugas sebagai Bhabinkamtibmas. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (4/9) sekira jam 21.15 WIB di rumah dia.

"Korban sempat dilarikan ke RS Harapan Bunda oleh istri dan tetangganya namun sesampainya di sana sudah tidak dapat tertolong," ujarnya. [eko]