Polisi Temukan 2 Lobang Tambang Emas Ilegal di Hutan Lindung Pagaralam

Merdeka.com - Merdeka.com - Petugas Polres Pagaralam, Sumatera Selatan, dan Kawasan Pengelolaan Hutan (KPH) X Dempo menemukan dua lobang penambangan emas ilegal di areal hutan lindung Bukit Jambul, Kecamatan Dempo Selatan, Pagaralam. Kasus ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dua lobang tersebut masing-masing dengan kedalaman 12 meter dan 30 meter. Lobang itu sengaja dibuat untuk menambang emas secara ilegal.

Kasatreskrim Polres Pagaralam AKP Najamudin mengungkapkan, temuan itu didapat dari informasi masyarakat. Pihaknya bekerjasama dengan KPH X Dempo melakukan penyelidikan dan benar didapati tambang emas.

"Ada dua lobang yang kami temukan, dugaannya tambang emas," ungkap Najamudin, Selasa (7/6).

Saat dilakukan penggerebekan dan penelusuran, petugas tidak menemukan seorang pun di lokasi. Polisi mensinyalir operasi itu sudah tercium para pelaku.

Petugas hanya mendapati beberapa alat yang digunakan untuk penggalian. Penyidik terus menyelidiki temuan ini untuk mengungkap pekerja, pemodal, dan jaringannya.

"Saat kami datang tidak ada siapa-siapa di sana, mungkin sudah bocor. Tapi tetap dilakukan penyelidikan karena tambang ini ilegal dan berada di kawasan hutan lindung," ujarnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel