Polisi Temukan 5 Hektar Kebun Ganja di Lhokseumawe

TEMPO.CO , Lhokseumawe - Kepolisian Lhokseumawe menemukan 5 hektar lahan ganja siap panen di Dusun Alue Seuke, Desa Teupin Rusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Ladang ganja berusia 3 bulan tersebut ditemukan setelah polisi menangkap agen ganja pada Rabu, 10 Oktober 2012 lalu.

"Ini merupakan operasi Antik Rencong, yaitu memberantas peredaran narkoba di Lhokseumawe dan Aceh Utara," ujar Kepala Kesatuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe Ajun Komisaris Supriadi di Mapolres Lhokseumawe, Kamis 11 Oktober 2012.

Dia menambahkan lokasi kebun ganja tersebut hanya berjarak satu kilometer dari pemukiman penduduk. Saat ini seluruh ganja yang bobotnya mencapai ratusan kilogram di kebun itu telah diamankan.

Selain menemukan lahan ganja, polisi juga menangkap pemilik kebun berinisial IL dan AR. Mereka dicokok saat sedang tidur di sebuah pondok di areal ladang ganja.

IL yang sempat ditanyai wartawan mengakui bahwa ladang seluar 2,5 hektar itu adalah miliknya, sementara setengahnya lagi milik orang lain. IL beralasan terpaksa menanam ganja karena tidak ada pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup. Dari kebun itu, ia menjual sedikit 5 kilogram ganja setiap hari.

IMRAN MA

Berita terpopuler lainnya:

Perselingkuhan Ibu Negara Prancis Terungkap

Neneng Sri Wahyuni Cemburu Kepada Angie

Dahlan Iskan: Ada BUMN Jadi Mayat 

Uma Thurman Bintangi Film Beradegan Seks Nyata 

Wakapolri Akui Ada Korupsi di Kepolisian 

KPK Bidik Penggiring Proyek dari Senayan

Yang Diinginkan Wanita Sebelum Bercinta 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.