Polisi Uji Laboratorium Bahan Baku Obat Afi Farma

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Bareskrim Polri terus mengusut kasus gagal ginjal akut diduga melibatkan perusahaan farmasi PT Afi Farma Pharmaceutical Industries (Afi Farma), yang sudah naik ke tahap penyidikan. Diketahui, untuk sementara waktu ini perusahaan farmasi tersebut tidak beroperasi.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dir Tipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto mengatakan, saat ini sudah sebanyak 15 orang saksi dilakukan pemeriksaan oleh pihaknya.

"Ya kalau hasil pemeriksaan kita kan sudah memeriksa 15 saksi di Kediri. Afi Farma semua. Sementara itu dulu ya," kata Pipit saat dihubungi, Jumat (4/11).

Selain itu, dalam kasus ini pihaknya juga sudah melakukan penyitaan beberapa barang bukti untuk dijadikan sampel dari produk tersebut.

"Masih running ya melakukan pendalaman-pendalaman dengan menyita beberapa sampel dari produk, bahan baku sedang uji lab. Kita akan uji lab lagi terkait bahan baku yang diduga ada pencemaran EG dan DEG," sebutnya.

Meski sudah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti, akan tetapi penyidik masih berada di Kediri melakukan penyidikan.

"Belum (pulang dari Kediri) masih proses penyidikan," ujarnya.

Selain itu, ia menyebut, sudah ada beberapa drum yang diberi police line atau garis polisi. Nantinya, bahan-bahan baku yang ada pada drum itu pun akan dilakukan uji laboratorium.

"(Targetnya) Mudah-mudahan minggu ini ada kejelasan, kita kan juga membawa sampel baru juga dari bahan-bahan baku, kan ada beberapa drum yang kita cek. Kan ada beberap drum yang kita amankan sedang kita police line, ini nanti kita ambil sampelnya," ucapnya.

"Dari drum-drum itu misalnya kira-kira 10-10nya melakukan uji sampel. Kemudian nanti mana yang mengandung EG dan DEG, atau cemaran-cemaran lainnya," sambungnya.

Sebelumnya, Polisi mengebut pengusutan perkara kasus gagal ginjal akut diduga melibatkan perusahaan Afi Farma. Pengusutan dilakukan polisi setelah menaikkan status penyelidikan perkara gagal ginjal akut menjadi penyidikan berdasarkan hasil gelar perkara dilakukan hari ini.

"Terkait dengan penanganan kasus gagal ginjal akut anak, hari ini Bareskrim Polri telah gelar perkara dalam rangka meningkatkan status penyelidikan jadi penyidikan terhadap temuan produk obat PT AF," kata Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Selasa (1/11).

Nurul menjelaskan, penyidikan dilakukan Bareskrim Polri dengan mengamankan barang bukti dan memeriksa PT Afi Farma serta pemasok bahan baku obat sirop. Kemudian meminta klarifikasi BPOM terkait izin edar produsen obat.

"Tindak lanjutnya membuat mindik serta pengamanan barang bukti. Selanjutnya melakukan riksa dan cek terhadap produsen obat PT AF dan supplier bahan baku," kata Nurul. [cob]