Polisi ungkap las kurang kuat jadi penyebab tandon jebol di proyek LRT

Polsek Setiabudi mengungkap sambungan las kurang kuat menjadi penyebab tandon air jebol di proyek Light Rail Transit (LRT) Rasuna Said, pada Selasa (28/6).

"Penyebabnya karena sambungan lepas, lasnya kurang kuat. Kelalaian sih enggak ya soalnya yang lain nggak jebol," kata Kanit Reskrim Polsek Setiabudi Kompol Suparmin saat dihubungi, Jakarta, Selasa.

Suparmin menegaskan penyebab tandon air jebol di proyek LRT tersebut bukan karena kelalaian petugas melainkan karena kurang teliti dalam pengelasan.

Kejadian berawal mur yang dilas terlepas sehingga menyebabkan baut penahan tidak kuat menerima tekanan air, sebut Suparmin.

Selain itu, Suparmin juga menjelaskan peristiwa tersebut masih dalam tahap penyelidikan sehingga belum ada orang atau pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Polsek Setiabudi memeriksa enam saksi terdiri dari korban, satpam, karyawan, hingga pelaksana proyek terkait kasus tandon air jebol di proyek LRT Rasuna Said, Jakarta .
Baca juga: Polisi periksa enam saksi terkait tandon air jebol di proyek LRT
Baca juga: Polisi selidiki jebolnya tandon air proyek LRT
Baca juga: DKI gratiskan tarif TransJakarta, MRT dan LRT khusus 22 Juni

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel