Polisi Ungkap Motif Pelaku Penganiayaan Sopir Bus TransJakarta

Merdeka.com - Merdeka.com - Pelaku penganiayaan sopir bus Trans Jakarta resmi ditahan oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Pelaku bernama Khafi Maheza alias Khafi Mahendra.

"Sudah ditahan mulai tadi malam," kata Plt Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Yandri Irsan saat dikonfirmasi, Minggu (28/8).

Pelaku yang merupakan warga Kecamatan Tapos, Kota Depok itu ditahan selama beberapa hari ke depan guna proses penyidikan.

"20 hari (ditahan) dalam proses penyidikan," imbuh Irsan.

Yandri mengatakan, motif pelaku penganiayaan sopir bus karena emosi. Pelaku akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

"Motif ya emosi. Yang bersangkutan menyerahkan diri," kata Yandri.

Sebelumnya, beredar video singkat yang menunjukkan sopir bus Transjakarta dianiaya oleh seorang pria tak dikenal. Video tersebut viral di media sosial pada Kamis (25/8) kemarin.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria yang menghampiri sopir Transjakarta dan langsung menunjuk-nunjuk ke muka sang sopir sambil meluapkan emosinya.

Tidak lama kemudian, pria tersebut memukul wajah sang sopir dan langsung kabur ke arah mobil Honda berwarna hitam dengan pelat nomor F 1604 RA.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) pun tidak menolerir kekerasan yang dilakukan pengendara mobil tersebut dan mengaku akan mengawal kejadian ini untuk diproses ke jalur hukum.

"Transjakarta akan mengawal kejadian tersebut untuk diproses ke jalur hukum. Ini dilakukan agar tidak ada lagi kekerasan serupa yang dialami oleh pramudi dan seluruh pekerja transportasi," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor pada Jumat (28/5).

Menurut Anang, sesulit apapun situasi di jalan, diharapkan diselesaikan dengan baik dan tidak dengan kekerasan yang merugikan publik, terutama pekerja transportasi. [ray]