Polisi Ungkap Pembunuhan Ketua MUI Labura Sudah Direncanakan Pelaku

·Bacaan 1 menit

VIVA – Polres Labuhan Batu mengungkapkan hasil penyelidikan sementara bahwa pembunuhan terhadap Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu Utara (Labura) Aminurrasyid Aruan, ternyata sudah direncanakan pelaku berinisial A.

"Jelas semua alat bukti yang kita dapatkan, menguatkan bahwa peristiwa (pembunuhan) itu sudah direncanakan oleh pelaku," ujar Kapolres Labuhan Batu Ajun Komisaris Besar Polisi Deni Kurniawan kepada wartawan, Rabu, 28 Juli 2021.

Sedangkan motif pembunuhan tersebut, Deni mengungkapkan, hasil pemeriksaan oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhan Batu, pelaku sakit hati karena dinasihati oleh korban, untuk tidak mencuri sawit di perkebunan sawit miliknya. "Karena satu hari sebelum kejadian dinasihati korban, untuk tidak mencuri di ladang korban," ujar Deni.

Deni menjelaskan antara pelaku dan korban, bukan bertetangga. Namun, rumah A dekat dengan ladang sawit milik korban.

"Mereka tinggal beda kecamatan. Tapi, masih satu jalan. Kebetulan ladang korban dekat dengan rumah tersangka," ujar Deni.

Deni mengatakan, dari lokasi kejadian dan rumah tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa kelewang dan golok. Kemudian, sepeda motor dan pakaian korban serta batu asah.

"Pelaku kita kenakan dengan Pasal 340 KUHPidana Subsider 338, ancamannya hukuman mati," ujar Deni.

Sebelumnya, peristiwa pembacokan terhadap Ketua MUI Labura, Aminurrasyid Aruan terjadi Selasa sore, 27 Juli 2021, sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, korban sedang berada di depan rumahnya di Jalan Utama, Lingkungan II Panjang Bidang, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura, Sumatera Utara.

Tiba-tiba datang pelaku membawa senjata tajam, langsung membacok korban dengan membabi buta. Aminurrasyid pun tersungkur jatuh ke tanah dengan kondisi berlumuran darah.

Menerima laporan terjadi pembunuhan, Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhan Batu turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Pelaku sudah diketahui identitasnya, langsung ditangkap polisi dibantu warga pada malam harinya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel