Polisi Ungkap Penyebab Kematian Wakil Bupati Sangihe

·Bacaan 1 menit

VIVA – Polisi telah melakukan autopsi jenazah Wakil Bupati Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong yang meninggal dunia dalam pesawat saat terbang rute Denpasar-Ujungpandang. Sementara, hasilnya almarhum sakit.

“Untuk hasil sementara terkait autopsi menurut dokter karena komplikasi penyakit. Jadi meninggalnya karena sakit,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Jules Abraham Abast saat dihubungi wartawan pada Senin, 14 Juni 2021.

Namun, Jules tidak bisa menjelaskan secara rinci hasil autopsi dari jasad Helmud Hontong. Menurut dia, hal tersebut akan disampaikan langsung oleh dokter yang menangani.

“Dari dokter nanti yang bisa sampaikan terkait komplikasi penyakit,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Bupati Sangihe Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong tutup usia, Rabu, saat berada di pesawat dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang.

Pejabat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sangihe, Maya Budiman mengatakan, informasi yang diperoleh bahwa Helmud Hontong menumpang pesawat dengan nomor penerbangan JT.740 menempati Seat: 25E ditemani Harmen Kontu selaku ajudan yang duduk di seat: 25F.

"Pukul 16.17 saat di bandara Hasanudin Makassar, dokter dan perawat segera naik ke pesawat untuk mengecek kondisi Bapak Helmud yang sudah tidak sadarkan diri," kata dia.

Setelah dokter melakukan pemeriksaan, Dokter menyatakan pak Helmud Hontong telah meninggal dunia.

"Jenazah saat ini sementara berada di tempat pemulasaran jenazah CV Daya Mitra Husada dipersiapkan untuk diterbangkan ke Manado terus ke Tahuna pada hari Kamis 10 Juni," katanya.

Baca juga: Detik-detik Meninggalnya Wabup Kepulauan Sangihe dalam Pesawat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel