Polisi Ungkap Peran Pembegal Kolonel Marinir Saat Bersepeda

Dusep Malik, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelaku yang membegal Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko saat bersepeda diduga menggunakan dua sepeda motor. Pelaku begal sepeda punya peran yang berbeda saat beraksi.

"Diduga ada dua motor," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis 29 Oktober 2020.

Polisi pun merinci peran berbeda pelaku yang menggunakan dua sepeda motor ini. Di mana yang pertama ada pelaku yang berperan mengambil barang berharga milik korban. Lalu, satu pelaku lain yaitu perannya mengawasi lokasi sekitar. Hingga kini, sosok pelaku masih dalam pengejaran polisi.

"Satu mengawasi dan satu merebut," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman membenarkan insiden percobaan pencurian dengan kekerasan atau pembegalan yang dialami oleh salah seorang prajurit Marinir yang bernama Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko.

Menurut Kadispen Kormar, kejadian percobaan pencurian dengan kekerasan atau pembegalan itu terjadi ketika korban, Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko menjalankan rutinitasnya setiap hari gowes atau bersepeda dari kediamannya yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan menuju kantornya Markas Komando Korps Marinir Kwitang, Jakarta Pusat.

"Beliau hampir setiap hari berangkat kerja gowes dari kediamannya di Cilandak ke Mako Kormar Kwitang," kata Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman kepada VIVA Militer, Senin, 26 Oktober 2020.