Polisi Usut Video Dangdutan Diduga Kadis Dikbud Bondowoso

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Situbondo - Sebuah video dangdutan diduga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bondowoso Sugiyono Eksantoso viral. Acara tersebut dianggap melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Agung Ari Bowo mengaku sudah menerima informasi terkait video tersebut.

"Pak Kapolres memberikan arahan, petunjuk dan instruksi kepada Reskrim terkait dengan viralnya video yang beredar di masyarakat umum," katanya, Jumat (10/9/2021), dikutip dati TimesIndonesia.

Langkah awal yang diambil Reskrim saat ini yakni melakukan pemeriksaan bagi sejumlah pihak yang ada dalam video tersebut.

Polisi sejauh ini menjelaskan, bahwa lokasi kejadian yakni di salah satu SMP di Kecamatan Tegalampel.

"Hari ini kita langsung gerak capat. Kita melakukan pemeriksaan bagi peserta yang ikut hadir pada peristiwa itu," jelasnya.

Selain dilakukan pemeriksaan, Polisi bersama Satgas Covid-19 melakukan tracing terhadap peserta.

Sementara terkait pemanggilan terhadap Kepala Dikbud Bondowoso, pihaknya akan melakukan secara bertahap.

"Kalau itu nanti prosesnya bertahap, kita gerak cepat. Semuanya peserta kita tracing apakah ada dampak atas kegiatan itu," tegasnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saat Jam Dinas

Sebelumnya, viral sebuah video diduga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Sugiono Eksantoso dangdutan saat jam dinas. Tampak ia melanggar protokol kesehatan Covid-19.

Dalam video berdurasi 2 menit 50 detik tersebut, pria diduga Sugiono dan lawan duetnya tak memakai masker dengan benar. Maskernya ditaruh di dagu.

Dalam video tersebut, ia berduet dengan salah seorang perempuan yang juga berseragam dinas. Baik Sugiono maupun lawan duetnya mengenakan seragam dinas berwarna putih.

Selain tidak menggunakan masker dengan benar. Pria dalam video itu juga tidak menjaga jarak dengan lawan duetnya. Bahkan ia berdempetan saat melantunkan lagu.

Duet dangdutan dilakukan di depan puluhan orang, termasuk diantaranya guru dan sejumlah pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel