Polisi yang Bakar Mantan Pacar Diketahui Sering Dihukum karena Pakai Narkoba

Merdeka.com - Merdeka.com - Brigadir AN dipecat dari kepolisian karena melakukan pelanggaran kode etik profesi berupa membakar mantan pacarnya, DN (25), hingga tewas. Brigadir AN juga pernah melakukan banyak pelanggaran lain.

Kabag SDM Polres Lahat Kompol M Nuh mengungkapkan, Brigadir AN sebelumnya pernah mendapat lima kali Surat Keputusan Hukuman Disiplin (SKHD) karena melakukan pelanggaran. Yakni satu kasus tindak pidana pengancaman dan empat kali tes urine positif narkoba.

"Yang bersangkutan sudah mendapat lima kali SKHD, terbanyak kasus narkoba," ungkap M Nuh, Jumat (13/5).

Ironisnya, Brigadir AN kembali mengonsumsi narkoba seusai kejahatan itu dilakukan. Hal ini diketahui setelah Propam Polres Lahat melakukan tes urine terhadapnya.

"Hasilnya lagi-lagi positif narkoba," ujarnya.

Selain dipecat dari kepolisian, Brigadir AN juga terancam dipenjara seumur hidup atau hukuman mati akibat perbuatannya membakar korban sampai tewas. Perkara pidana kini ditangani Satreskrim Polres Muara Enim.

"Polisi sebaiknya menjadi contoh yang baik, kerja yang benar, jauhi narkoba. Jika terjadi kasus seperti ini, yang dirugikan diri sendiri, keluarga, dan instansi kepolisian," pungkasnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel