Polisikan Haikal Hassan karena Mimpi Bertemu Nabi, Siapa Husin Shihab

Hardani Triyoga
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Center (HRS Center) Haikal Hassan Baras mencuat belakangan ini karena dilaporkan polisi lantaran mengaku bertemu Rasulullah SAW. Pelapornya adalah Sekretaris Jenderal Forum Pejuang Islam Husin Shihab.

Nama Husin Shihab beberapa kali tercatat memang kerap melaporkan figur tertentu ke polisi. Ia yang melaporkan Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Habib Luthfi bin Yahya.

Husin pada periode Mei 2018 juga pernah melaporkan Haikal Hassan karena cuitan habib bukan keturunan nabi. Kapasitas dia saat itu sebagai Forum Komunikasi Alawiyin.

Menurut Husin, cuitan Haikal Hassan saat itu melalui akun Twitter-nya @haikal_hassan diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik atau ujaran kebencian berbau SARA. Kata dia, ketika itu, kawan-kawan habaib tersinggung dengan cuitan Haikal yang dinilai melakukan provokasi.

Nah, Husin kali ini kembali mencuat dengan melaporkan Haikal karena pengakuan mimpi bertemu Rasulullah SAW. Haikal mengatakan demikian saat menyampaikan kata sambutan ketika proses pemakaman 5 laskar Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Status Husin melaporkan Haikal saat ini selaku Sekretaris Jenderal Forum Pejuang Islam.

Dia menjelaskan alasan melaporkan Haikal karena mencatut nama Rasulullah yang diduganya masuk ketegori menistakan agama. Ia juga heran ucapan Haikal yang menyebut laskar FPI yang ditembak polisi telah meninggal dalam kondisi sahid.

"Jadi bkn mimpi Rasulnya yg kita laporkan. Tapi soal catut nama Rasulullah yang kita duga itu menodakan agama, HOAX & HATESPEECH. HH tau dari mana mrk mati syahid? Kok mendahului Tuhan? Klu diawali "insyaAllah" msh mending. Ini nggak," demikian tulis Husin di akun Twitternya, @HusinShihab yang dikutip pada Sabtu, 19 Desember 2020.

Husin diketahui juga pernah menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, yang bersangkutan sudah tak diaktifkan sejak 2018.

Namun, ia tercatat pernah maju menjadi calon legislator dari PSI untuk daerah pemiliham Jawa Timur XI pada Pemilu 2019. Ia menegaskan kembali sejak 2018, tak pernah mengaku-ngaku sebagai kader PSI termasuk dalam urusan pelaporan ke polisi.

"Sejak dinonaktifkan tahun 2018 saya gak pernah ngaku-ngaku kepada siapapun sbg kader @psi_id, cuma stigma ke saya sbg kader @psi_id selalu menempel diotak kadrun wan ipeh @TsamaraDKI. Harap maklumi mrk. Wajah tersenyum dengan mulut terbuka. Dalam laporan ini kapasitas saya sbg Sekjen FPI," tulis Husin di akun Twitter-nya.

Baca Juga: Pengacara Haikal Hassan ke Gus Rofi'i: Anda Nggak Ngerti Hukum