Politeknik Bosowa akan berangkatkan 170 mahasiswa ke Taiwan

Politeknik Bosowa (Poltekbos) Makassar kembali akan memberangkatkan 170 orang ke Taiwan, terdiri dari mahasiswa dan alumni pada September mendatang.

Alumni dan mahasiswa itu akan mengikuti program yang telah berjalan sejak tahun 2018 bekerja sama Chien Hsin University of Taiwan yang sebelumnya telah diikuti oleh 24 alumni.

Penghubung Politeknik Bosowa, yakni Surian Chang bertandang ke Politeknik Bosowa Makassar, Jumat, dalam rangka memfasilitasi mahasiswa dan alumni untuk kuliah sambil bekerja di Taiwan.

"Jadi di Taiwan itu, kita akan kuliahkan mahasiswa selama 4 tahun. Setiap mahasiswa yang kami bina akan melalui bimbingan dari segi bahasa, etika dan budaya," katanya didampingi oleh Ketua BPH Poltekbos Muslim Salam serta Direktur Poltekbos Alang Sunding.

Baca juga: Politeknik Bosowa bebaskan biaya kuliah bagi penghafal Al Quran

Baca juga: KDEI: Bupati Hualien Taiwan apresiasi pekerja migran Indonesia

Bagi Surian Chang, salah satu keuntungan bergabung di Politeknik Bosowa adalah dapat menjajaki karir sejak dini baik di dalam maupun luar negeri.

"Sembari berkuliah, mahasiswa Poltekbos akan bekerja di beberapa perusahaan ternama yang telah bekerja sama menjadi mitra kami," ujar Surian Chan.

Terkait pembagian waktu kerja dan kuliah bagi mahasiswa, Surian Chang menjelaskan bahwa setiap peserta yang akan berangkat akan bekerja selama 20 jam dalam sepekan dengan rentang waktu 3 hari kuliah dan 3 hari bekerja.

Pekerjaan yang akan dilakoni dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Pendapatan yang bisa diterima mahasiswa sekitar Rp15 juta per bulan.

Sementara bagi yang telah menyelesaikan kuliah dan bekerja penuh (full time) dimungkinkan bisa memperoleh pendapatan sebesar Rp25 juta per bulan.

"Jika selesai kuliah dan bekerja penuh bisa dapat 25 Juta per bulan. Maka dari itu banyak mahasiswa selesai kuliah senang lanjut kerja di Taiwan. Jika sudah 5 tahun tinggal di Taiwan maka pemerintah bisa mengeluarkan PR (permit resident) yang lebih memudahkan beraktivitas di Taiwan," ujarnya.

Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan sharing session dalam education talk terkait peluang kerja mahasiswa dan alumni Poltekbos di Taiwan.

Beberapa mahasiswa dan alumni yang telah tergabung di Taiwan, yakni dari program studi Perawatan dan Perbaikan Mesin, Teknik Mekatronika, Teknik Listrik, Perpajakan dan Perhotelan.*

Baca juga: Unhas dan University Chang Gung kerja sama tingkatkan kemitraan

Baca juga: Indonesia Prima kerja sama dengan Rainmaking Innovation Taiwan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel