Politikus Ini Menikahi Semua PSK yang Dikencaninya  

TEMPO.CO, Surabaya -  Anggota DPRD Sampang, M. Hasan Ahmad alias Ihsan, punya kebiasaan unik kala berkencan dengan pekerja seks komersial. Dia selalu menikahi gadis ABG yang akan melayaninya. Pengakuan ini, menurut polisi, muncul dari Ihsan sendiri. 

Ihsan, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Madura, Jumat, 12 April 2013 lalu, tertangkap polisi di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, setelah dia berkencan dengan gadis di bawah umur. Kini dia terancam dipecat dari kursi DPRD dan diberhentikan dari partainya. 

Polisi yang menangkapnya mengaku mendapat informasi bahwa Ihsan selalu menikah siri dengan setiap PSK yang melayani. Pernikahan siri dilakukan di dalam mobil Honda Odyssey L 1824 QR milik Ihsan, sebelum mereka berasyik masyuk. Seseorang yang disebut penghulu dihadirkan untuk menikahkan anggota DPRD ini secara kilat.

Selain Ihsan, polisi menahan dua muncikari, yaitu Dea Ayu, 20 tahun, warga Banyu Urip, Surabaya, dan Dini Rahmawati, 22 tahun, warga Putat Jaya, Surabaya. Melalui kedua muncikari inilah Ihsan memesan gadis-gadis yang ingin dikencaninya. Tarif yang dikenakan senilai Rp 2 juta sekali kencan. Muncikari biasanya memotong Rp 100-350 ribu untuk setiap gadis yang dipesan Ihsan.

Ihsan dijerat Pasal 81 dan 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Sedangkan dua muncikari itu dijerat UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Manusia. 

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Komisaris Hartoyo mengatakan kedua muncikari itu sudah sering menyediakan gadis-gadis bawah umur. »Pelanggannya adalah orang-orang yang sudah mereka kenal.”

AGITA SUKMA LISTYANTI

Berita terkait soal anggota DPRD Sampang
Nikah siri, modus anggota DPRD Sampang cabuli 9 wanita
Anggota Komisi A DPRD Sampang, M Hasan Ahmad
Anggota DPRD Sampang dipecat

MUI nilai anggota DPRD Sampang zalim dan berdosa
Mobil, lokasi favorit anggota DPRD Sampang nikah siri

Baca juga

EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

Kata Saksi Bom Boston

Ustad Indonesia Orang Berpengaruh di New York

Topik terhangat:

Partai Demokrat | Agus Martowardojo | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo |Nasib Anas

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.