Politikus PAN: Baguslah, Akhirnya Pak Luhut Minta Maaf

·Bacaan 1 menit

VIVA - Anggota Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay, memberikan respons terkait permintaan maaf Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Panjaitan yang mengaku belum optimal melaksanakan PPKM Darurat. Menurut Saleh, pengakuan dan permohonan Luhut perlu diapresiasi.

Dengan pengakuan tersebut, pemerintah diyakini memahami betul tantangan dan kesulitan yang dihadapi rakyat selama pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini tingkat orang yang terpapar COVID ternyata belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

"Baguslah, akhirnya Pak Luhut meminta maaf. Permintaan maaf itu sekaligus pengakuan bahwa Covid-19 belum terkendali di Indonesia. Nah, tentu butuh strategi dan kerja keras dalam menghadapinya," kata Saleh, Senin, 19 Juli 2021.

Ketua Fraksi PAN DPR ini berharap agar permohonan Luhut ini bisa menjadi pelajaran bagi semua, terutama bagi para pejabat. Dalam situasi darurat seperti sekarang ini, semuanya perlu kerja dan memberikan kontribusi.

Paling tidak, kata Saleh, pejabat tidak memberikan pernyataan yang membuat situasi tidak nyaman.

"Kita juga harus mengakui bahwa Pak Luhut ini gentlemen. Mau meminta maaf dan mengakui bahwa kebijakan yang dikendalikannya belum optimal," ujarnya.

Baca juga: Luhut Minta Maaf Belum Maksimal, Bagaimana Nasib PPKM Darurat?

Meski begitu, Saleh menegaskan penanganan COVID-19 tidak boleh berhenti, seperti yang dijanjikan, perlu terobosan baru dan kerja-kerja kreatif lain agar pandemi ini bisa berlalu. Segala sumber daya yang dimiliki dapat dipergunakan untuk menangani COVID-19.

"Setidaknya, setiap orang yang terpapar harus mendapat perawatan sebagaimana mestinya. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi harus dipercepat. Orang-orang yang terdampak secara ekonomi harus dibantu," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel