Politikus: Pertemuan Jokowi dan Megawati menjawab isu perpecahan PDIP

Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sekaligus menjawab sejumlah pihak di tengah isu perpecahan internal partai.

"Pertemuan itu menjawab orang-orang yang ingin menjauhkan Ibu Megawati dengan Pak Jokowi," kata Hadi Rudyatmo di Solo, Kamis.

Sampai dengan saat ini, kata politikus itu, hubungan keduanya baik-baik saja dan tidak ada keretakan.

"Beliau berdua sebagai negarawan baik-baik saja, tidak ada keretakan. Yang bilang siapa (ada keretakan)? Enggak ada itu," katanya.

Bahkan, menurut dia, keduanya sering bertemu untuk membahas penanganan COVID-19 di dalam negeri.

"Kontak-kontakan lewat video call, komunikasi terjalin dengan baik," katanya.

Mantan Wali kota Surakarta itu mengatakan bahwa secara umum kondisi internal partai PDI Perjuangan juga baik-baik saja.

"Perbedaan pendapat wajar. Namun, tidak ada yang meruncing," katanya.

Ia juga meminta kader PDI Perjuangan agar tidak mencari panggung dengan menjelek-jelekkan kader lain.

"Introspeksi dirilah. Yang jelas dua-duanya ini negarawan, menyatukan rakyat, tidak ada keretakan. Pertemuan kemarin itu menjadi jawaban," katanya.

Menyinggung soal Pilpres 2024, dia akan tetap mengikuti arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Penetapan partai politik peserta pemilu saja baru Agustus, kok, enggak usah tergesa-gesa. Ketua umum pasti akan memutuskan karena tidak ada calon presiden dari independen. Calon presiden dari partai politik atau kumpulan partai politik, jadi kita tunggu saja," katanya.

Baca juga: Jokowi: Pertemuan Megawati dengan Prabowo sebagai sahabat

Baca juga: Pengamat nilai pertemuan Jokowi-Megawati hal positif

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel