Politikus PKB: Relawan Sangat Penting untuk Naikkan Popularitas Capres-Cawapres

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Yanuar Prihatin menilai, relawan bisa menjadi daya tawar seorang kepada partai agar diusung sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Relawan memiliki peran dalam politik negosiasi dengan partai politik sebagai pengusung capres-cawapres.

"Jadi saya kira posisi relawan menjadi sangat penting ketika kaitannya juga dengan dialektika formal politik negosiasi politik dengan parpol pengusung," ujar Yanuar dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Yanuar menjelaskan, setiap partai memiliki aturan sendiri dalam menetapkan calon presiden atau calon wakil presiden yang akan diusung. Ada calon yang peluangnya kecil untuk diusung

"Parpol ini punya mekanisme sendiri, tata cara sendiri aturan sendiri rulesnya sendiri untuk menetapkan capres maupun cawapres, kira-kira begitu menurut aturan partainya masing-masing," kata anggota Komisi II DPR RI ini.

"Dalam situasi ini ada calon yang mungkin peluangnya terbuka diusung oleh parpol tertentu tapi tentu ada saja calon yang peluangnya lebh kecil untuk didorong oleh partai tertentu," sambungnya.

Sehingga, calon yang peluangnya sempit mengambil metode lain untuk meningkatkan popularitasnya. Relawan menjadi alat untuk meningkatkan daya tawarnya.

"Dalam kaitan ini ini wajar saja kalau kandidat yang merasa punya peluang maju tapi dari sudut formal politiknya ruangnya menyempit kemudian mereka membikin teknik cara metode untuk meng-up popularitinya dalam kaitan ini posisi relawan menjadi sangat penting. Karena tidak mungkin diusung oleh parpolnya," ujar politikus PKB ini.

Relawan Itu Aset Elektoral dan Kekuatan Politik

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyatakan relawan merupakan aset politik yang perlu dijaga Parpol. Menurutnya, relawan memiliki kekuatan elektoral untuk memenangkan kandidat capres 2024 yang akan diusung.

"Saya lihat dari pengalaman ini, relawan ini emang aset. Ini aset politik, aset elektoral yang harus dimanage dengan baik, dikelola dengan baik. Sehingga dengan demikian dia kemudian menjadi suatu kekuatan politik untuk memberikan dukungan kepada kandidat yang akan diputuskan oleh partai," kata Andreas pada wartawan, Kamis (11/11/2021).

Andreas menyebut PDIP tidak mempersoalkan fenomena munculnya relawan-relawan untuk calon-calon dari PDIP. Diketahui, saat ini telah ada relawan Sahabat Ganjar hingga Sahabat Puan.

"Banyak pertanyaan sekarang ada relawan, kebetulan PDI Perjuangan ini kan punya paling tidak lebih dari satu, di dalam proses menuju 2024 kan lebih dari satu yang dinominasikan di dalam proses-proses kandidasi ini. Banyak pertanyaan, ada relawan ini, relawan ini, saya bilang itu tidak dipersoalkan," kata dia.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel