Polres dan Pemkab Garut kirim personel penanggulangan gempa Cianjur

Pemerintah Kabupaten Garut dan Kepolisian Resor Garut mengirimkan sejumlah personel yang sudah terlatih untuk membantu penanggulangan bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa.

"Kami kirimkan tim Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan Satgas Bencana Kabupaten Garut," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Garut, Senin.

Ia mengatakan Pemkab Garut setelah mendapatkan laporan gempa bumi, langsung menginstruksikan Tagana dari Dinas Sosial Kabupaten Garut yang sudah memiliki kemampuan pencarian dan pertolongan untuk berangkat membantu korban gempa di Cianjur.

Bupati menyampaikan turut berduka cita kepada masyarakat Kabupaten Cianjur yang menjadi korban bencana alam gempa bumi pada Senin siang.

"Saya atas nama masyarakat Kabupaten Garut, mengungkapkan duka cita yang mendalam dan keprihatinan atas kejadian bencana gempa bumi yang terjadi di Cianjur hari ini," katanya.

Baca juga: PVMBG imbau warga Garut buat konstruksi bangunan tahan gempa

Baca juga: BPBD Garut siapkan bantuan bagi warga yang rumahnya roboh akibat gempa

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono menyampaikan sudah menerjunkan sejumlah personel dari Satuan Samapta sebanyak 30 orang untuk membantu penanggulangan bencana gempa di Cianjur.

"Polres Garut mengirimkan bantuan 30 orang personel berklasifikasi SAR," kata Kapolres.

Ia menambahkan selain bantuan personel untuk membantu masyarakat, juga dikirimkan bantuan sebanyak 500 paket sembako untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan. "Ada 500 paket sembako," katanya.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin siang terjadi di barat daya Kabupaten Cianjur menyebabkan kerusakan rumah dan bangunan di wilayah Cianjur.

Selain kerusakan infrastruktur, gempa juga telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Baca juga: Gempa dangkal magnitudo 5,3 terjadi di selatan Garut

Baca juga: BPBD Garut: Tidak ada kerusakan akibat gempa Sukabumi