Polres Malang minta suporter tidak terprovokasi berita hoaks

Kepolisian Resor (Polres) Malang meminta para suporter untuk tidak terprovokasi berita hoaks yang tersebar di media sosial menjelang laga panas antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan depan.

Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat mengatakan bahwa selain tidak terprovokasi adanya berita hoaks tersebut, ia meminta para suporter juga tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif.

"Jangan sebar video atau konten-konten provokasi. Jika mendapatkan informasi seperti itu, silakan dihapus saja dan jangan disebar," kata Taufik.

Baca juga: Arema FC fokus tingkatkan kualitas permainan

Taufik menjelaskan, pihaknya tidak ingin adanya perseteruan di dunia maya yang pada akhirnya bisa memancing kericuhan, pada saat laga antara skuad Singo Edan melawan Bajul Ijo di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada 1 Oktober 2022.

Ia meminta para pendukung kedua kesebelasan tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang beredar di dunia maya yang bisa memprovokasi. Ia akan melakukan tindakan tegas bagi para provokator yang menyebarkan isu tidak benar atau berita hoaks.

"Tidak hanya menonton, tapi hentikan cyber war dengan suporter tim lawan. Jangan mudah percaya isu-isu tidak baik dan membuat provokasi. Kami akan melakukan tindakan tegas bagi para provokator yang menyebar isu tidak benar," katanya.

Ia menambahkan, rivalitas antara pendukung Arema FC dan Persebaya Surabaya yang merupakan dua tim besar di Jawa Timur tersebut menjadi salah satu alasan perlunya tindakan antisipasi dari sejumlah pihak terkait.

Untuk Aremania, lanjutnya, merupakan salah satu pionir suporter yang kreatif di Indonesia. Aremania pernah menjadi suporter terbaik pada kompetisi Liga Indonesia pada 2000, Copa Indonesia 2006 dan Piala Jenderal Sudirman pada 2016.

"Kami berharap Aremania bisa tertib dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks di media sosial, serta bersama wujudkan Kabupaten Malang yang aman dan kondusif. Aremania itu kreator, bukan provokator," katanya.

Tim asuhan pelatih asal Chile Javier Roca, Arema FC akan menjamu Persebaya Surabaya pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam laga lanjutan Kompetisi Liga 1.

Saat ini, Arema FC berada di urutan ke-9 klasemen sementara lIga 1 dengan mengantongi 14 poin. Sementara Persebaya Surabaya berada di urutan ke-14 dan mengumpulkan sepuluh poin, usai kalah 2-1 pada pertandingan terakhir melawan RANS Nusantara FC.

Baca juga: Polisi ungkap kasus curanmor libatkan anak di bawah umur
Baca juga: 15 mobil damkar berjuang padamkan kebakaran pabrik kertas di Malang