Polres Pekalongan Kota ungkap kasus peredaran sabu dan ganja

Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, melalui operasi rutin yang digelar tiga hari terakhir ini mengungkap dua kasus narkoba yaitu peredaran sabu dan ganja sekaligus mengamankan dua tersangka.

Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa dua tersangka adalah Susanto (35) warga Samborejo, Kabupaten Pekalongan dan Didik Prayoga (23) warga Jenggot, Kabupaten Pekalongan.

"Dua tersangka dibekuk polisi pada 18 September 2022 di lokasi yang berbeda," katanya.

Tersangka Susanto diketahui mengedarkan sabu seberat sekitar 11,8 gram dan Didik Prayoga sebagai pengedar ganja seberat 30,52 gram.

Dikatakan, pengungkapan kasus yang dilakukan oleh tersangka Susanto berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya transaksi narkoba di Desa Samborejo, Kecamatan Tirto.

Polisi yang mendapat informasi tersebut kemudian melakukan penyelidikan dan patroli terselubung sekaligus menangkap tersangka Susanto yang diduga sebagai kurir sabu.

Dari hasil penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan tiga paket sabu seberat sekitar 11,84 gram, sebuah telepon seluler, satu alat hisap, timbangan digital, dan satu set plastik klip.

Adapun untuk tersangka Didik Prayoga, polisi mengamankan satu paket ganja seberat 30,52 gram dan sebuah telepon seluler.

Wahyu Rohadi mengatakan tersangka Susanto akan dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Sedang tersangka Didik Prayoga akan disangka Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.