Polres Serang temukan mayat wanita dalam karung di tempat sampah

Satreskrim Polres Serang menemukan sesosok mayat wanita dalam karung yang dibuang di tempat pembuangan sampah di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Sabtu sekitar pukul 07.00 WIB.


Kasatreskrim Polres Serang AKP Dedi Mirza mengatakan penemuan mayat dalam karung itu tanpa identitas berjenis kelamin perempuan.


Tim Satreskrim Polres Serang dibantu personel Ditreskrimum Polda Banten mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, petugas mengevakuasi mayat tersebut ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

"Kami melakukan penyelidikan di TKP untuk mengungkapkan pelaku pembunuhan itu," kata Dedi.


Dedi mengatakan, tim penyidik telah melakukan interogasi awal terhadap tiga saksi yang mengetahui awal temuan jenazah yang dibuang di tempat sampah di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang.


Jenazah tanpa identitas juga belum dapat dikenali karena tidak ditemukan kartu identitas apapun pada korban.

Diperkirakan korban berumur sekitar 25-30 tahun, tinggi badan sekitar 157 sentimeter dengan perawakan agak gemuk dan perut buncit serta rambut hitam lurus sebahu.

Pada kaki kanan kiri terdapat bekas penyakit kulit yang sudah sembuh berwarna kehitaman.

Korban menggunakan kaos tanpa lengan berwarna merah dan celana bahan warna biru tua dan terdapat tali tambang kuning, karet ban dan tali rapiah, bantal motif bunga dan garis ungu-kuning-biru.

Selain itu juga ditemukan handuk warna hitam,celana pendek Levis abu-abu, tulisan Good Speed pada kantong belakang

Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dan mengetahui informasi temuan jenazah tersebut dapat menghubungi pihak kepolisian setempat:

Baca juga: Percobaan pembunuhan istri TNI di Semarang bermula dari "curhat" suami
Baca juga: Polisi sebut motif pembunuhan wartawan di Kramat Jati karena emosi
Baca juga: Pelaku mutilasi di Kabupaten Semarang merupakan residivis pencabulan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel