Polres Trenggalek tangkap pelaku penipuan menyaru petugas layanan bank

·Bacaan 1 menit

Tim Siber Satreskrim Polres Trenggalek, Polda Jawa Timur menangkap pria asal Palembang, Sumatera Selatan diduga telah melakukan penipuan dengan modus menyaru sebagai petugas bagian call center bank.

Pelaku menawarkan bantuan menormalkan aktivasi rekening korban yang disebut bermasalah (status blokir).

"Pelaku kami tangkap berkat kerja sama yang apik dengan jajaran Polda Sumatera Selatan," kata Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Agus Salim, di Trenggalek, Senin.

Akibat aksi kejahatan pelaku, korbannya yang merupakan salah satu nasabah bank, mengalami kerugian hingga Rp84 juta.

"Kasus itu bermula saat seorang nasabah menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas bank," ujarnya.

Kepada korban, kata Agus, pelaku atau tersangka yang diinisiasi AC (28) mengaku sebagai petugas bank.

Ia memberi tahu korbannya warga Trenggalek bahwa rekeningnya bermasalah dan meminta sejumlah data korban.

Korban sempat curiga dan memutuskan mencari nomor "call center" bank tersebut di internet.

Tapi sialnya, nomor call center bank yang ada di google.com telah diubah pelaku dan jaringannya.

Akibatnya, korban masuk perangkap pelaku.

"Korban mencari tahu melalui mesin pencarian google, dari situ muncul sebuah nomor telepon pada alamat di bank unit kota. Ternyata nomor itu sudah diubah pelaku dengan nomor pribadinya. Korban yang berniat mengadukan persoalan, justru terperangkap. Pelaku saat menerima telepon korban mengaku sebagai petugas call center,” katanya lagi.

Dalam aksi penipuan itu, saldo di rekening korban terdebit sebanyak tiga kali dengan total kerugian Rp84 juta.

Rinciannya, Rp9.988.988, Rp70 juta, dan Rp3.999.899,” katanya pula.

Korban yang kemudian sadar menjadi sasaran penipuan lantas melaporkan kejadian itu ke Mapolres Trenggalek.

Setelah mendapat laporan, tim bergerak cepat ke Palembang setelah mendapatkan identitas pelaku.
Baca juga: Bank BRI imbau masyarakat lebih berhati-hati jelajahi layanan digital

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel