Polresta Bandung siapkan rekayasa "one way" jika Nagreg macet

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung menyiapkan skema rekayasa lalu lintas satu arah (one way) jika kepadatan arus mudik terjadi di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan sementara ini di jalur selatan belum ada jadwal khusus untuk skema one way sehingga penerapannya bakal menyesuaikan di lapangan.

"Kita lihat situasi kondisi kendaraan, nanti seandainya kendaraan dari Jakarta ke Garut cukup ramai, maka bisa jadi menerapkan one way," kata Kusworo di Pos Terpadu Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Baca juga: Polisi minta pemudik persiapkan kendaraan jika mudik via jalur selatan

Jika kepadatan terjadi, dia menjelaskan polisi akan mencermati terlebih dahulu arus kendaraan dari dua arah. Apabila kendaraan yang mengarah ke Bandung atau ke Jakarta lebih sedikit, maka penerapan "one way" ke arah timur bisa diberlakukan.

"Lalu personel kita akan mengisi (menutup) gang-gang kecil dan dilakukan 'one way'," kata Kusworo.

Namun jika terjadi, ia berharap one way tidak diberlakukan dalam waktu yang lama. Setelah kendaraan mulai terurai hingga arus mulai lancar, katanya, maka one way akan dihentikan.

Baca juga: Volume kendaraan di GT Cileunyi pada H-5 lebaran masih normal
Baca juga: Polisi sebut jalur Nagreg belum ada kepadatan berarti pada H-6 Lebaran

"Kita berkoordinasi dengan pos pengamanan terdekat, yaitu Limbangan (Polres Garut), di Cicalengka kita antisipasi," kata dia.

Guna memperlancar arus di jalur mudik, papar dia, pihaknya bakal mengantisipasi kendaraan besar saat ada larangan beroperasi untuk jenis kendaraan bersumbu tiga.

Jika ada kendaraan besar yang terlanjur melintas, kata dia, maka polisi akan menyiapkan area parkir agar kendaraan besar menepi.

"Seandainya ada kendaraan besar, maka kita siapkan kantung-kantung di Jalan Cicalengka lama, itu bisa untuk tempat parkir," kata Kusworo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel