Polresta Banjarmasin kirimkan dua truk bantuan korban gempa Cianjur

Polresta Banjarmasin, di bawah Polda Kalimantan Selatan, hari ini mengirimkan bantuan sosial yang dimuat dalam dua truk untuk korban bencana gempa yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Senin (21/11) lalu.

"Bantuan di antaranya berisi selimut, handuk, makanan cepat saji, perlengkapan balita hingga sembako," kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A Martosumito di Banjarmasin, Rabu.

Dia mengatakan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri kepada korban yang tertimpa musibah bencana alam.

Diharapkan pula menjadi penggerak bagi pihak lainnya seluruh masyarakat untuk turut serta membantu meringankan beban para korban.

Baca juga: Gempa susulan kembali terjadi di hari ketiga di Cianjur

Baca juga: Reruntuhan bangunan hambat proses distribusi bantuan gempa Cianjur

"Berikanlah apa yang bisa kita bantu, Insya Allah, berkah dan sangat berguna bagi para korban," ucap Sabana yang melepas bantuan di Mapolresta Banjarmasin bersama Ketua MUI Kota Banjarmasin dan segenap tokoh masyarakat Sunda.

Tak berhenti sampai di sini, Sabana pun menginstruksikan anggota dan jajaran Polsek bisa kembali mengumpulkan bantuan agar nantinya kembali dikirimkan untuk korban gempa di Cianjur.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A Martosumito dan anggota melaksanakan Shalat Gaib. (ANTARA/Firman)
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A Martosumito dan anggota melaksanakan Shalat Gaib. (ANTARA/Firman)

Usai melepas bantuan, Kapolresta dan seluruh anggota melaksanakan Shalat Gaib berjamaah di Masjid Ikhlasul Mu’min Polresta Banjarmasin untuk mendoakan para korban meninggal akibat gempa Cianjur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa menimpa wilayah Cianjur dan sekitarnya pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,6.

BNPB mendata hingga Selasa (22/11) pukul 17.00 WIB, korban meninggal dunia 268 jiwa dan 151 orang masih dinyatakan hilang serta 1.083 orang luka-luka.

Masyarakat yang mengungsi sebanyak 58.362 orang dan kerusakan infrastruktur seperti rumah total 22.198 unit.*

Baca juga: Pemerintah revitalisasi aset negara terdampak gempa Cianjur

Baca juga: RSUD Cianjur sebut pasien korban gempa tersisa 86 orang di hari ketiga